Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Apakah anda telah lama  menjalin hubungan pacaran dengan pasangan, namun belum ada rencana untuk menikah? Namun beberapa teman anda yang baru bertemu dan berhubungan intim justru telah mantap untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius. Sebenarnya, lama atau tidaknya hubungan anda tidak menjadi tolak ukur pasangan siap menikah. Pernikahan yang menjadi momen sekali dalam seumur hidup menjadi pertimbangan yang besar. Namun, adakah waktu yang tepat kapan pasangan menikah?

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Sumber : Freepik

Waktu yang tepat untuk mengajak pasangan menikah

Masa pacaran sebenarnya menjadi proses awal untuk mengenal satu sama lain lebih dalam lagi. Seiring berjalannya waktu, anda akan mulai mengenal karater satu sama lain. Dalam proses inilah umumnya seseorang mulai menentukan apakah pasangan adalah orang yang tepat untuk dijadikan sebagai pendamping hidup atau tidak.

Menurut seorang asisten dosen psikologi dari California State University, San Bernardino bernama Kelly Campbella Ph.D, umumnya pasangan yang jatuh cinta akan memulai memikirkan keseriusan hubungan dalam jangka waktu 8 bulan hingga 2 tahun ke depan. Akan tetapi tak menutup kemungkinan jika keyakinan untuk menikah akan lebih cepat muncul dari rentang waktu tersebut.

Untuk itu, lamanya masa pacaran kedua pasangan sebenarnya tidak begitu mempengaruhi. Pertimbangan yang paling penting sebelum mengajak pasangan menikah adalah seberapa kenal anda dengan pasangan. cobalah ingat-ingat kembali, apakah selama berpacaran anda merasa sudah mengenal watak dan perilaku pasangan dengan baik? apakah anda sudah tahu kebaikan serta keburukan yang ia miliki?

Seorang dosen lain dari Cornell University bernama Karl Pillemer Ph.D juga berpendapat menyatakan satu prinsip yang wajib anda pahami. Pillemer menyatakan jika jangan berharap pasangan akan berubah setelah anda dan dia resmi menikah. Jika anda telah mengetahui sifat buruknya, kira-kira apakah anda menerima dan mengimbangi pasangan? untuk itu, jangan terburu-buru mengajak pasangan menikah jika anda belum benar-benar mengenalnya serta menerima segala karakter yang dimiliki.

Selanjutnya, pikirkan kembali apakah anda dan pasangan memiliki visi dan nilai yang sama dalam pernikahan nanti?

Memiliki pandangan dan nilai yang sejalan merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir konflik setelah menikah nanti. Untuk itu jadikan masa pacaran sebagai proses mengenal satu sama lain lebih dalam. Jika anda telah memahami dan sejalan dengan pasangan maka ini bisa menjadi tanda jika anda dan pasangan siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Tanda anda belum siap melangkah ke jenjang pernikahan

Sebelum memutuskan untuk menikah, cobalah evaluasi diri anda terlebih dahulu. Apakah anda yakin benar-benar siap menikah? Simak tanda jika anda belum siap menikah dengan pasangan, antara lain:

  1. Masih sering menyimpan rahasia dari pasangan. menyembunyikan informasi penting tentang diri anda seperti keuangan, masalah pribadi dan lain-lain adalah tanda anda belum siap menikah. Karena kunci pernikahan yang awet adalah saling terbuka dan jujur.
  2. Selalu menghadapi masalah yang sama berulang kali. Cobalah pikirkan kembali, saat anda menikah tentu anda akan menghadapi berbagai konflik baru dan mungkin lebih besar dari sebelumnya.
  3. Menikah hanya untuk menyenangkan orang lain. hindari pernikahan hanya untuk solusi dari masalah yang anda hadapi. Menikahlah jika anda benar-benar menginginkannya bukan karena ingin membuat orang lain bahagia (sekalipun orangtua)

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *