Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Posesif sering dikaitkan dengan orang yang sangat terobsesi pada pasangannya. Obahkan orang tersebut menganggap jika dirinya memiliki hak atas pasangannya sendiri, sehingga mereka untuk mengendalikan dan terus berada di dekat pasangannya. Namun, apakah anda tahu jika posesif dapat terjadi karena mengalami masalah kesehatan tertentu.

Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Sumber : Freepik

Sikap pasangan yang sangat posesif tentu akan membuat anda kesal. Mulai dari rasa cemburu yang berlebihan, sering menelpon atau mengirim pesan ribuan kali saat sibuk bekerja. Hingga kesulitan untuk bertemu orang lain karena dilarang oleh pasangan. Ternyata sikap posesif pasangan yang menyebalkan ini bisa disebabkan oleh masalah emosi dan mental. Untuk lebih lanjut simak pembahasan di bawah ini:

1.      Obsessive-Compulsif Disorder (OCD)

OCD merupakan gangguan mental saat seseorang merasa sangat cemas dan terobsesi terhadap sesuatu, sehingga ia melakukan tindakan yang sama berulang kali. Misalnya khawatir jika terdapat kuman di tangannya, sehingga mereka cenderung berulang kali mencuci tangan bahkan hingga tangan terluka.

OCD ternyata dapat menjadi pemicu mengapa seseorang bersikap posesif. Orang dengan gangguan ini umumnya membutuhkan kepastian terus-terusan kepada pasangannya.

2.      Cemburu buta

Pasangan yang posesif umumnya sangat mencurigai orang-orang yang ada di sekitar anda. Kecurigaan tersebut berubahan menjadi cemburu buta, sering kali perasaan itu membuat pasangan menghakimi atau menuduh anda jika berselingkuh dengan orang lain. meskipun anda jelas tak melakukan hal tersebut, rasa cemburu tak pernah hilang dari sifat posesif. Dalam sebuah riset menunjukkan jika salah satu faktor pendukung dari masalah ini adalah alkohol.

3.      Borderline Personality Disorder (BPD)

Borderline Personality Disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang merupakan gangguan yang sangat serius yang menyerang emosi seseorang. Umumnya, mereka yang mengalami gangguan mental ini sering merasa takut yang berlebihan jika ditinggalkan. Selain itu, emosi menjadi tidak stabil hingga paranoid.

Saat mereka merasa cemas dan depresi, rasa memiliki akan pasangan menjadi memudar. Sehingga rasa cinta terhadap pasangan akan berubah menjadi rasa ingin mengatur kehidupan pasangan. untuk itu salah satu penyebab dari sikap pasangan dapat disebabkan oleh posesif.

4.      Attachment disorder (gangguan kelekatan)

Attachment disorder merupakan salah satu kelainan mental saat seseorang sangat teraikat oleh orang terdekatnya, umumnya hal ini dialami oleh anak-anak terhadap orangtua atau pengasuhnya. Namun hal ini juga dialami oleh orang dewasa terhadap pasangan dan orang terdekatnya. Sehingga mereka mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang asing lainnya. orang dengan gangguan kelekatan umumnya mengalami trauma di masa kecil. Pengalaman tersebut membuatnya sulit mempercayai orang dewasa, hal ini justru terbawa hingga mereka dewasa sampai mereka memiliki pasangannya sendiri. Oleh karena itu gangguan kelekatan menjadi penyebab seseorang bersifat posesif.

Setelah anda mengetahui berbagai faktor penyebab mengapa pasangan menjadi posesif, tentu ada hal yang dapat anda lakukan agar sikap posesif pasangan dapat berkurang. Misalnya dengan bicara dari hati ke hati, atau membuat kesepakatan bersama. Namun, jika anda khawatir tak ada salahnya mengajak pasangan untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli kesehatan mental entah psikiater maupun psikolog. Selain itu, menghadapi pasangan diperlukan menstabilkan emosi anda sendiri. ingat jangan sampai terbawa oleh emosi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *