Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Memiliki pasangan yang perfeksionis sering membuat anda dan pasangan terlibat konflik. Hal ini dikarenakan seseorang yang bekepribadian perfeksionis umumnya lebih kaku,mengontrol penuh, mendominasi dalam hubungan dan sering menuntut. Agar hubungan tetap romantis meskipun sikap pasangan anda perfeksionis, berikut ini adalah cara mengatasinya.

Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Sumber : Freepik

1.      Lihatlah sisi baik yang dimiliki pasangan

Meskipun pasangan yang perfeksionis membuat anda naik darah, akan tetapi cobalah untuk melihat sisi baik yang ia miliki. Pasangan perfeksionis umumnya memiliki berbagai pencapaian yang bisa dibanggakan. Cobalah lihat sisi positif yang dimiliki pasangan, mungkin ada hal yang dibanggakan darinya.

Dengan memfokuskan diri pada hal positif, akan membuat rasa kesal anda teralihkan lebih mudah. Usahakan tetap menghormati pasangan anda, tunjukan padanya jika nada menghargai dan mendukung setiap hal yang ingin dicapai atau dilakukan. dengan demikian, pasangan pun akan memperlakukan hal yang sama kepada anda.

2.      Jangan mudah tersinggung dengan pasangan

Hal lain  perlu anda terapkan jika pasangan adalah orang yang perfeksionis adalah tidak mudah tersinggung. Ingat, berbagai kritik dan pendapat yang disampaikannya tidak selamanya menandakan jika anda orang yang buruk atau lemah. Hal tersebut sebenarnya adalah cerminan dari dirinya yang ingin menganggak harga diri anda lebih tinggi.

Bukan hanya itu, kritik yang disampaikan pasangan sebenarnya merupakan cerminan dari kecemasan yang ada dalam pikirannya saja. untuk itu selalu respon pasangan dengan lembut, karena orang yang perfeksioni sangat sensitif terhadap kritikan dan mudah sekali tersinggung.

3.      Sempatkan waktu anda untuk berbicara dari hati ke hati dengan pasangan

Komunikasi merupakan kunci dalam hubungan asmara yang sehat. Untuk itu, jangan pernah anda dan pasangan mengabaikan hal ini. Selalu berkomunikasi dengan pasangan terkait apa yang anda berdua rasakan adalah hal yang penting. Jangan hanya memendam keluh kesah itu sendiri. cobalah utarakan apa yang anda rasakan terhadap sikap pasangan, selain itu berikan pasangan ruang untuk menumpahkan apa yang ia rasakan pula pada anda.

Orang yang perfeksionis sering tidak sadar jika sikapnya justru menyakiti orang lain, termasuk pasangannya sendiri. untuk itu, membicarakannya dari hati ke hati bisa menjadi solusi yang efektif. Sehingga pasangan pun mengetahui dampak perbuatannya, jangan ragu untuk saling mengoreksi kekurangan masing-masing agar menjadi pribadi lebih baik. Saat anda dan pasangan telah mengetahui perasaan masing-masing maka hubungan pun terasa lebih mesra dan romantis.

4.      Tetap berpegang pada pendirian anda dan buatlah batasan yang disepakati

Terkadang mungkin pasangan menuntut anda untuk melakukan hal-hal yang diluar kapasitas yang dimiliki. Misalnya langsung mengangkap telpon entah dimana saja anda berada dan kapan saja waktu tersebut.

Ambilah saran positif yang disampaikan pasangan, tetapi tak perlu memungsingkan hal yang sebenarnya telah dilakukan dengan benar. Jika hal itu berkaitan dengan sikap dan kepribadian anda. Namun, jika pasangan terus memaksa anda untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya itu tidak perlu anda lakukan atau anda ubah maka anda berhak untuk menegur pasangan dan teguh pada pendirian.

Ada kalanya abukan anda yang salah namun pasanganlah yang memasang standar tinggi terhadap diri anda. Buatlah batasan yang disepakati bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *