Posts

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Menjelang pernikahan tentu ada banyak hal yang harus disiapkan oleh calon pengantin. Bukan hanya konsep pernikahan, undangan, dan keuangan saja. Menjelang pernikahan ada baiknya anda dan pasangan membekali diri dengan menjalani tes kesehatan. Hal ini tidak dilakukan oleh pria saja, namun kalangan wanita juga harus melakukannya. Untuk penjelasan lebih lanjut, berbagai tes kesehatan yang harus dilakukan oleh wanita.

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Sumber : Freepik

Sepenting apakah tes kesehatan sebelum menikah?

Tes kesehatan sebelum menikah merupakan serangkaian tes yang harus dijalani calon pengantin sebelum resmi menikah. Pemeriksaan ini sebaiknya menjadi salah satu syarat yang harus dilakukan sebelum kedua pasangan resmin menjadi pasangan suami istri. Untuk itu, ada baiknya kedua calon pengantin harus melakukan tes ini.

Akan tetapi, pada kalangan wanita tes kesehatan ini dilakukan untuk menilai kondisi fisik, organ, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan guna persiapan kehamilan nanti. Tak semua wanita memiliki kondisi kesehatan yang prima, terkadang ada beberapa masalah kesehatan yang mungkin belum dideteksi sebelumnya. Untuk itu, fungsi tes kesehatan pranikah akan membantu menilai kondisi kesehatan anda.

Berbagai rangkaian tes kesehatan pranikah bagi wanita

Pada dasarnya tes kesehatan pranikah yang dilakukan oleh wanita tak berbeda jauh dengan pria. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan dalam beberapa bulan sebelum hari pernikahan. berikut ini serangkaian pemeriksaan kesehatan pranikah yang dilakukan oleh wanita antara lain:

1.      Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik mungkin terdengar hal yang sepele, namun bukan berarti anda mengabaikannya. Pemeriksaan fisik akan membantu anda untuk memberikan gambaran mengenai status kesehatan anda saat ini. Tes ini mencakup pengecekan tekanan darah, serta penilaian riwayar kesehatan anda. Sebagai wanita yang akan mengandung anda, adanya tekanan darah tinggitentu akan berisiko pada kehatan janin dan kehamilan anda. Pemeriksaan fisik akan membantu anda dalam merencanakan momongan.

2.      Pemeriksaan penyakit menular seksual

Mengingat jika dalam pernikahan aktivitas seksual sangat mungkin dilakukan. Maka ada baiknya anda melakukan pemeriksaan penyakit menular seksual untuk hasil yang akurat. Dalam pemeriksaan ini diperlukan tes darah dan urine. Pengujian VDRL dan RPR akan membantu anda untuk mendeteksi penyakit menular seksual dengan darah.

Dikutip dari Mayo Clinic, menjelaskan HIV dan sifilis dapat dideteksi melalui dara. Selain itu penyakit seksual menular lainnya yakni herpes, hepatitis, gonore, serta HIV juga dapat dideteksi melalui urine dan tes darah. Yang perlu anda pahami jika beberapa penyakit menular seksual tidak menunjukkan gejala spesifik.

3.      Pemeriksaan darah

Pemeriksaan darah sebelum menikah bertujuan untuk mengetahui kondisi wanita lebih mendalam lagi. Pemeriksaan darah dimulai dari hemoglobin, sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), trombosit, hematokrit, hingga lajut endap darah.

Pemeriksaan darah ini, hasil tersebut bisa menganalisa kemungkinan penyakit kelainan darah yang mungkin anda miliki. Misalnya saja leukimia, anemia, polisitemia vera, dan lain sebagainya. Bukan hanya itu golongan darah serta rhesusnya pun juga ikut diperiksa.

4.      Pemeriksaan organ reproduksi

Pemeriksaan terakhir yang tak boleh anda lewatkan adalah pemeriksaan organ reproduksi, umumnya pemeriksaan ini menggunakan alat ultrasonografi atau USG. Seluruh organ reproduksi wanita yang diperiksa antara lain vagina, leher rahim, rahim,seluran telur, dan indung telur.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Apakah anda telah lama  menjalin hubungan pacaran dengan pasangan, namun belum ada rencana untuk menikah? Namun beberapa teman anda yang baru bertemu dan berhubungan intim justru telah mantap untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius. Sebenarnya, lama atau tidaknya hubungan anda tidak menjadi tolak ukur pasangan siap menikah. Pernikahan yang menjadi momen sekali dalam seumur hidup menjadi pertimbangan yang besar. Namun, adakah waktu yang tepat kapan pasangan menikah?

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Sumber : Freepik

Waktu yang tepat untuk mengajak pasangan menikah

Masa pacaran sebenarnya menjadi proses awal untuk mengenal satu sama lain lebih dalam lagi. Seiring berjalannya waktu, anda akan mulai mengenal karater satu sama lain. Dalam proses inilah umumnya seseorang mulai menentukan apakah pasangan adalah orang yang tepat untuk dijadikan sebagai pendamping hidup atau tidak.

Menurut seorang asisten dosen psikologi dari California State University, San Bernardino bernama Kelly Campbella Ph.D, umumnya pasangan yang jatuh cinta akan memulai memikirkan keseriusan hubungan dalam jangka waktu 8 bulan hingga 2 tahun ke depan. Akan tetapi tak menutup kemungkinan jika keyakinan untuk menikah akan lebih cepat muncul dari rentang waktu tersebut.

Untuk itu, lamanya masa pacaran kedua pasangan sebenarnya tidak begitu mempengaruhi. Pertimbangan yang paling penting sebelum mengajak pasangan menikah adalah seberapa kenal anda dengan pasangan. cobalah ingat-ingat kembali, apakah selama berpacaran anda merasa sudah mengenal watak dan perilaku pasangan dengan baik? apakah anda sudah tahu kebaikan serta keburukan yang ia miliki?

Seorang dosen lain dari Cornell University bernama Karl Pillemer Ph.D juga berpendapat menyatakan satu prinsip yang wajib anda pahami. Pillemer menyatakan jika jangan berharap pasangan akan berubah setelah anda dan dia resmi menikah. Jika anda telah mengetahui sifat buruknya, kira-kira apakah anda menerima dan mengimbangi pasangan? untuk itu, jangan terburu-buru mengajak pasangan menikah jika anda belum benar-benar mengenalnya serta menerima segala karakter yang dimiliki.

Selanjutnya, pikirkan kembali apakah anda dan pasangan memiliki visi dan nilai yang sama dalam pernikahan nanti?

Memiliki pandangan dan nilai yang sejalan merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir konflik setelah menikah nanti. Untuk itu jadikan masa pacaran sebagai proses mengenal satu sama lain lebih dalam. Jika anda telah memahami dan sejalan dengan pasangan maka ini bisa menjadi tanda jika anda dan pasangan siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Tanda anda belum siap melangkah ke jenjang pernikahan

Sebelum memutuskan untuk menikah, cobalah evaluasi diri anda terlebih dahulu. Apakah anda yakin benar-benar siap menikah? Simak tanda jika anda belum siap menikah dengan pasangan, antara lain:

  1. Masih sering menyimpan rahasia dari pasangan. menyembunyikan informasi penting tentang diri anda seperti keuangan, masalah pribadi dan lain-lain adalah tanda anda belum siap menikah. Karena kunci pernikahan yang awet adalah saling terbuka dan jujur.
  2. Selalu menghadapi masalah yang sama berulang kali. Cobalah pikirkan kembali, saat anda menikah tentu anda akan menghadapi berbagai konflik baru dan mungkin lebih besar dari sebelumnya.
  3. Menikah hanya untuk menyenangkan orang lain. hindari pernikahan hanya untuk solusi dari masalah yang anda hadapi. Menikahlah jika anda benar-benar menginginkannya bukan karena ingin membuat orang lain bahagia (sekalipun orangtua)

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Mungkin sebagian dari anda mengalami masalah terhadap komitmen dalam sebuah hubungan. Mereka menganggap komitmen adalah hal yang menakutkan karena harus menepati janji yang disepakati bersama mungkin anda masih kesulitan bagaimana cara menjaga janji tersebut.

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Sumber Freepik

Bagi anda yang mengalami kondisi di atas, cobalah beberapa tips berikut ini untuk menghadapi rasa takut untuk berkomitmen dengan pasangan. simak lebih jelas berikut ini.

Tips membuat komitmen dengan pasangan

Dikutip dari Psych Alive, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa takut untuk berkomitmen dalam sebuah hubungan. Memang hal ini tak akan berubah dalam waktu yang singkat, tentu anda membutuhkan waktu yang lama. Namun, jika anda yakin dan bersabar, maka hubungan anda akan lebih baik lagi. Simak tipsnya di bawah ini:

1.      Berhenti membohongi diri sendiri

Langkah pertama untuk membuat komitmen dengan pasangan adalah berhenti membohongi diri sendiri. cobalah tanyakan pada diri anda sendir, apa makna hubungan tersebut. tak perlu melihat orang lain untuk mencari jawaban karena hal tersebut belum tentu persepsi mereka sama dengan anda.

Dengan demikian, setidaknya anda tahu kualitas seperti apa yang ingin dicari daam sebuah hubungan tanpa dipengaruhi pendapat orang lain. Cara ini dapat mengurangi rasa takut untuk berkomitmen, agar anda menentukan langkah selanjutnya.

2.      Menambahkan kepercayaan diri

Langkah lain yang dapat mengatasi rasa takut berkomitmen adalah meningkatkan rasa percaya diri. namun, perlu diketahui jika anda bisa melakukan hal tersebut tanpa perlu melibatkan perasaan orang lain. artinya, anda dpaat mengerjakan hobi yang disukai tanpa memikirkan komentar orang lain yang sewaktu-waktu dapat mengubah diri sendiri.

Apabila pendapat orang lain merupakan hal yang anda perjuangkan, umumnya perjuangan tersebut hanya akan bertahan sebentar. Maka dari itu, bentuk diri sendiri melalui prinsip yang anda pegang teguh. Dengan demikian, anda dapat lebih menikmati hubungan tanpa memikirkan apa yang dikatakan orang lain.

3.      Memulai hubungan dengan perlahan

Salah satu kunci untuk membuat komitmen dalam hubungan ialah menjalaninya dengan perlahan. Saat anda telah berhasil jujur dengan diri sendiri dan rasa percaya diri telah tumbuh, sudah saatnya untuk kembali menjalin hubungan asmara dengan orang lain. cobalah untuk mengenali pasangan anda selama mungkin untuk tahu siapa dia sebenarnya dan apakah anda memiliki visi yang sama dengannya. Memang pebedaan dalam hubungan tidak buruk. Akan tetapi, jika terlalu berbeda, terutama tentang prinsip hidup, hanya akan menyulitkan hubungan anda dan pasangan.

4.      Berkonsultasi dengan psikolog

Jika ketiga cara di atas tak memberikan anda solusi yang tepat untuk mengatasi rasa takut membuat komitmen, maka tak ada salahnya untuk menemui psikolog atau tenaga profesional lainnya. Dengan meminta bantuan ahli, anda dapat mengenal diri sendiri lebih dalam dan memahami pengalaman di masa lalu. Sehingga anda dapat mengetahui penyebab mengapa rasa takut terhadap komitmen terus ada dan semakin parah.

Pahami jika pengalaman akan membuat anda tumbuh dan berkembang. Jadikan pengalaman dan rasa takut anda menjadi bahan evaluasi untuk mengevaluasi diri. cara terbaik membuat komitmen dengan pasangan dalam sebuah hubungan akan sulit dan membutuhkan waktu yang lama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Prinsip Melakukan Hubungan Seks Yang Aman Yang Wajib Diketahui Pasangan Pengantin

Prinsip Melakukan Hubungan Seks Yang Aman Yang Wajib Diketahui Pasangan Pengantin

Prinsip Melakukan Hubungan Seks Yang Aman Yang Wajib Diketahui Pasangan Pengantin

Apa yang anda pikirkan tentang seks aman? Apakah pemakaian kondom? Atau melakukan hubungan seks dengan satu pasangan? meskipun hal tersebut mencegah risiko penularan penyakit kelamin, berhubungan seks yang amat tidak hanya sebatas dua hal tersebut saja. Ada banyak pertimbangan dan hal-hal lainyang perlu anda persiapkan baik itu fisik maupun mental sebelu melakukan seks yang aman. Untuk lebih jelasnya simak pembahasa berikut ini.

Prinsip Melakukan Hubungan Seks Yang Aman Yang Wajib Diketahui Pasangan Pengantin

Sumber : Freepik

Apa yang dimaksud dengan seks aman?

Semua bentuk kontak seksual tentu memiliki risikonya masing-masing, termasuk berciuman. Ciuman bibir dapat menjadi perantara penyebaran penyakit melalui air liur. Untuk itu ada baiknya kedua pasangan memahami prinsip seks yang aman.

Seks aman adalah segala bentuk akivitas seksual yang dilakukan oleh orang-orang yang melalukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri dan pasangan dari berbagai penyakit menular. Misalnya saja HIV, sedangkan hubungan seks termasuk tidak aman jika anda dan pasangan terlibat dalam aktivitas seksual tanpa tindakan pencegahan apapun, terutama tidak memakai kondom. Bukan hanya HIV saja, prinsip seks aman juga dapat melindungi pasangan dari kehamilan yang tidak direncanakan.

Bagaimana agar aktivitas seks anda dan pasangan tetap aman

Untuk pembahasan lebih jelasnya mengenai seks yang aman simak beberapa hal berkut ini:

1.      Pastikan anda dan pasangan sama-sama ingin berhubungan seks

Komunikasi tentu menjadi kunci untuk membangun hubungan seksual yang sehat dan bahagia. dalam melakukan hubungan seks tentu perlu adanya persetujuan dari kedua pasangan. Persetujuan merupakan perjanjian yang disepakati antara semua pihak dalam kondisi sadar untuk terlibat dalam aktivitas seksual dan ini harus ada dalam setiap kesempatan. Memberikan persetujuan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya atau kontak seksual yang berulang.

Misalnya anda dan pasangan setuju untuk berciuman bukan berarti anda memberinya izin untuk membuka pakaian. Sama-sama setuju dalam berhubungan seks malam ini juga tidak menjamin jika pasangan akan berhubungan seks di keesokan harinya, atau lusa. Untuk itu, konfirmasi merupakan langkah yang perlu anda perhatikan jika ingin mendapatkan pengalaman bercinta yang baik.

2.      Gunakan kondom

Kondom merupakan salah satu jenis pelindung yang wajib dimiliki setiap kali anda dan pasangan memutuskan untuk berhubungan seks. Kondom juga meruapak cara efektif untuk melindungi anda dan pasangan dari penyakit menular seksual dan kehamilan yang tak diinginkan. Jaminan seks aman dengan kondom pun juga tergantung dari bagaimana anda memakainya, kondom mampu menjamin 98% mencegah kehamilan. Cara pakai kondom yang salah dapat merobek bahannya sehingga anda dan pasangan dapat mengalami risiko yang seharusnya dicegah.

3.      Batasi hanya dengan satu orang dalam satu waktu

Seks paling aman adalah dengan tidak bergonta-ganti pasangan seks dalam satu waktu. Semakin sering anda bergonta-ganti pasangan seks, apalagi terlibat dengan banyak aktivitas seksual yang berbeda dengan beberapa orang dalam waktu yang berdekatan. Maka risiko mengalami penyakit menular seksual akan semakin besar.

Untuk itu, ada baiknya anda menghindari cinta satu malam, yang cenderung berhubungan seks tanpa pengaman. Pada dasarnya anda dan pasangan sama-sama tidak tahu kondisi kesehatan satu sama lain secara detail.

4.      Jaga kebersihan organ intim setelah berhubungan seks

Tidak perlu langsung mandi anda cukup mencuci bagian alat kelamin terlebih dahulu. Bersihkan penis dan vagina setelah berhubungan intim untuk mencegah infeksi bakteri atau jamur. Saat sedang berhubungan seks penis dan vagina mungkin terpapar berbagai jenis kuman, bakteri dan kotoran dari tangan, peluman, mainan seks dan mulut. Anda cukup membasuhnya dengan air bersih dan berganti celana dalam yang baru.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Sumber gambar: Freepik

Tentu anda tahu jika ada banyak hal yang harus dipersiapkan menjelang pernikahan. mulai dari makanan, gedung, dekorasi dan make up, busana pengantin, undangan para tamu dan masih banyak lagi. Terkadang di tengah persiapan yang dilakukan, baik salah satu atau keduanya merasa ragu dan takut akan komitmen yang dibuat.

Hal ini karena komitmen tidak hanya berlaku dalam 2 atau 3 tahun saja, namun seumur hidup mereka. Maka tak jarang rasa ragu dan takut tersebut membuat mereka merasa stres dan sangat gugup/cemas menjelang hari pernikahan. Tentu hal ini membuat anda merasa tidak nyaman, lalu bagaimana cara yang tepat untuk mentasi rasa gugup menjelang pernikahan? simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Wajarkah jika anda merasa gugup menjelang pernikahan?

Jeilyn Ross MA, seorang CEO Anxiety Disorder Assosiation of Amerca menjelaskan, merasa gugup atau takut menjelang pernikahan adalah hal yang normal, bahkan banyak calon penganti yang mengalami hal itu.

Perasaan stres sebenarnya dapat mendorong anda untuk lebih fokus dalam melakukan sesuatu, mengambil sebuah tindakan, dan menyelesaikan masalah. Selain itu, perasaan cemas yang anda rasakan juga dapat mendorong untuk merencanakan hal-hal yang berkaitan dengan pernikahan agar lebih baik. Stres memang memacu diri seseornag untuk bekerja lebih baik lagi, sehingga anda berdua dapat membuat pesta pernikahan yang tak terlupakan.

Akan tetapi yang perlu diingat, jangan sampai anda merasa sangat kewalahan. Stres berat dapat berpengaruh buruk pada kondisi fisik anda seperti kehilangan nafsu makan, kesulitan untuk tidur, tidak dapat fokus, hingga perubahan mood yang lebih sensitif dan mudah marah. Bahkan stres berat bisa membua anda terobsesi pada detail-detail pernikahan, atau merasa paranoid apabila pernikahan tersebut gagal.

Cara mengatasi gugup menjelang hari pernikahan

Tentu dampak buruk jika seseorang terlalu stres menjelang pernikahan perlu dihindari. Bahkan jika stres terus berlanjut menjelang pernikahan maka anda bisa mengalami depresi, untuk itu berikut ini adalah cara tepat mengatasi rasa gugup menjelang pernikahan antara lain:

1.      Bicarakan dengan orang-orang yang dapat anda percaya

Menjelang pernikahan sangat disarankan bagi calon pengantin untuk mengobrol dengan anggota keluarga atau teman dekat yang telah menikah dan dapat dipercaya. Ceritakan kekhawatiran yang anda rasakan kepada mereka. Jangan ragu meminta saran untuk mengatasi rasa gugup tersebut. setidaknya dengan bercerita beban pikiran anda akan terasa lebih ringan.

2.      Bicarakan hal ini dengan pasangan

Di tengah kesibukan yang ada tak ada salahnya anda meluangkan waktu untuk berdua dengan pasangan. hal ini akan memperkuat ikatan batin satu sama lain. Selain bersenang-senang mungkin anda dapat memanfaatkan momen ini untuk membahas mengenai urusan pernikahan. selain itu anda bisa menceritakan pada pasangan tentang rasa gugup yang selama ini dirasakan.

3.      Libatkan pasangan pada setiap perencanaan pernikahan secara aktif

Mengingat banyaknya  persiapan pernikahan, maka ada baiknya anda bekerja sama dengan pasangan. jangan membebankan diri sendiri dengan hal-hal yang membuat anda merasa stres termasuk detail pernikahan. rasa gelisah dan cemas yang anda rasakan bisa jadi disebabkan oleh suatu hal yang perlu lebih diperhatikan. Mungkin selama ini anda tidak bisa melibatkan pasangan selama proses persiapan. Untuk itu, jangan ragu mengajak pasangan, biarkan dia menyampaikan sudut pandangny terkait pernikahan tersebut. Bahkan hal ini justru melatih anda berdua dalam menyelesaikan masalah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Berbagai Konflik Yang Muncul Menjelang Hari Perikahan

Berbagai Konflik Yang Muncul Menjelang Hari Perikahan

Berbagai Konflik Yang Muncul Menjelang Hari Perikahan

Pernikahan adalah hal yang dinanti oleh kedua calon pengantin, tentu hal ini membuat jantung mereka berdebar-bedar bahkan sampai gelisah tidak karuan. Namun menjelang hari bahagian terkadang muncul berbagai masalah yang diperdebatkan keduanya. Perdebatan ini terkadang bukan hanya menguras tenaga namun juga pikiran dan emosi. Bahkan rasanya ingin meledak setiap kali berdebat dengan pasangan.

Pernikahan pada dasarnya bukan hanya mengikat dua orang, namun juga mengikat dua keluarga yang memiliki perbedaan latar belakang. Menjelang pernikahan tentu keduanya disibukkan dengan berbagai hal baik itu kecil maupun besar yang menguras seluruh tenaga dan pikiran. Namun ditengah masalah yang sering kali muncul menjelang pernikahan, ada baiknya anda dan pasangan sama-sama saling menguatkan satu sama lain.

untuk mengetahui lebih lanjut lagi, berikut ini adalah problematika yang muncul menjelang pernikahan.

1.      Campur tangan kedua keluarga

Berbagai Konflik Yang Muncul Menjelang Hari Perikahan

Sumber Freepik

Pada awal perencanaan, tentu pernikahan selalu melibatkan kedua keluarga. Terkadang campur tangan keluarga ini sering kali menjadi sumber masalah yang dialami kedua pasangan. padahal, niat awal memang anda dan pasangan yang merencanakan semuanya. Misalnya anda dan pasangan memilih konsep pernikahan dengan adat sunda dan dekorasi yang didominasi warna putih. Akan tetapi, tiba-tiba, orang tua anda atau calon mertua meminta konsep pernikahan menggunakan adat Bali dan dekorasi pun dipadupadankan dengan warna lain seperti biru atau emas.

Jika pasangan anda menyetujui apa yang diminta orang taunya tanpa meminta pendapat anda terlebih dahulu tentu akan muncul konflik. Selain itu bila kedua pasangan sama-sama keras kepala, dan tetap pada pendiriannya masing-masing, maka perdebatan pun memang tak bisa dihindari. Untuk itu, dibanding terus berselisih paham ada baiknya anda dan pasangan saling berdiskusi mencari jalan tengah yang tidak merugikan salah satu pihak.

2.      Membahas masa lalu

Persiapan menjelang pernikahan yang melelahkan terkadang membuat kedua pasangan membuat pasangan rentan mengalai gesekan. Rasa letih, pikirkan yang semrawut, dan sikap pasangan yang tidak sesuai harapan kerap memicu pertengkaran. Saat kedua pasanga mudah terpancing emosi, semua hal bisa dibahas mulai dari hal sepele hingga masalah yang terjadi di masa lalu.

Masalah yang membekas di masa lalu kerap memicu kekesalan kedua pihak seperti perselingkuhan pasangan atau sikap buruk pasangan seperti gaya hidup pasangan yang boros hingga menghabiskan uang tabungan anda.

Menjelang pernikahan, kesalahan sekecil apa pun dapat memicu rasa tidak percaya yang dikaitakan dengan masalah di masa lalu. Jika terus begini, maka kemarahan sudah tak terkendali dan suasana hati anda dan pasangan pun memburuk. Untuk cobalah membangun komunikasi yang sehat bersama pasangan, hindari kebiasaan asal tuduh-menuduh.

3.      Ekspetasi yang terlalu tinggi

Tentu anda dan pasangan memiliki harapan yang berbeda mengenai pesta pernikahan. akan tetapi terkadang harapan tersebut tak sesuai dengan realita. Inilah yang memicu pertengakaran, misalnya anda berharap pasangan selalu siap untuk mengurus persiapan pernikahan bersama baik itu di hari kerja maupun libur. Akan tetapi, ternyata hal tersebut tidak sesuai. Pasangan justru memilih tidur siang ketimbang menemani anda untuk mengunjungi pameran pernikahan. hal ini membuat anda marah, padahal di sisi lain pasangan ingin istirahat sejenak dari kesibukkan kerja dan mengurus pernikahan.

Untuk itu, cobalah buat kesepatakan yang disetujui berdua, cobalah untuk mengajak pasangan dengan cara baik-baik tanpa menggunakan emosi. Sertakan pula alasan-alasan yang jelas mengapa perlu menyiapkan hal tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Merasa Stres Dengan Berbagai Pertengkaran Menjelang Pernikahan, Simak Tips Menghadapinya

Merasa Stres Dengan Berbagai Pertengkaran Menjelang Pernikahan, Simak Tips Menghadapinya

Merasa Stres Dengan Berbagai Pertengkaran Menjelang Pernikahan, Simak Tips Menghadapinya

Terkadang banyak pasangan yang justru mengalami pertengkaran dan konflik menjelang haru pernikahannya. Hal ini muncul karena adanya perbedaan pendapat antara kedua pasangan maupun kedua keluarga. Apalagi menjelang pernikahan biasanya calon pasangan penting disibukkan dengan berbagai hal-hal yang berkaitan dengan hajatan. Mulai dari catering, sewa gedung, fitting baju penganting, undangan yang harus disebar, dan lain sebagainya.Merasa Stres Dengan Berbagai Pertengkaran Menjelang Pernikahan, Simak Tips Menghadapinya

Tentu hal di atas membuat anda dan pasangan merasa lebih sensitif dan mudah berdebat mengenai hal apa pun. Namun anda tak perlu cemas atau khawatir, ada beberapa hal yang dapat anda berdua lakukan untuk menghadapi kondisi ini.

Meminimalisir pertengkaran menjelang hari pernikahan

Hampir semua calon pengantin mengaku sering mengalami pertengkaran menjelang hari pernikahannya. Sehingga terkadang, terbesit dalam pikiran anda jika anda belum siap untuk menikah atau anda dan pasangan belum tentu cocok untuk menjadi pasangan suami-istri.

Namun, tenangkan diri anda terlebih dahulu. Ini adalah hal yang wajar, dikutip dari Psychology Today konflik dapat membantu anda mengenal kepribadian pasangan dalam mengahadapi sebuah masalah, dan bergitu pun sebaliknya. Selain itu, anda berdua akan lebih memahami perspektif satu sama lain. Jika konflik yang anda alami sekarang dapat terselesaikan dengan baik, maka kedekatkan dan keintiman anda berdua semakin meningkat. Akan tetapi, ada baiknya anda dan pasangan meminimalisir terjadinya konflik. Untuk itu berikut ini adalah tips mudah untuk anda dan pasangan yang sering bertengkar menjelang pernikahan.

1.      Selalu bersikap terbuka pada pasangan

Cara pertama adalah selalu bersikap terbuka dengan pasangan anda entah apa saja masalah yang dihadapi. Apalagi jika hal ini berkaitan dengan finansial, masalah finansial sering menjadi pemicu konflik kedua calon pengantin. Bahkan isu ini dapat menjadi perdebatan yang lebih besar ketika keduanya telah resmi menikah. Untuk meminimalisir konflik ini, maka cobalah anda berdua terbuka mengenai budget pernikahan. Selalu diskusikan dengan pasangan anda secara terbuka mengenai pengeluaran dan berbagai keperluan untuk hajatan nanti.

Dengan begini maka anda dan pasangan akan saling mengerti satu sama lain. Selain itu, anda dan dia dapat menentukan batasan budget pernikahan sehingga baik kedua pasangan maupun keluarga tak ada yang merasa keberatan

2.      Pilihlah jalan keluar yang menguntungkan satu sama lain

Terkadang pertengkaran bisa disebabkan oleh hal-hal yang berkaitan tentang hajatan nanti. Misalnya jumlah tamu yang akan diundang, ditambah dengan permintaan khusus kedua keluarga yang semakin membuat pusing kedua calon pengantin.

Untuk cobalah luangkan waktu untuk berkumpul dari anda sendiri, pasangan dan kedua keluarga. Dengarkan setiap pendapat mereka, setelah itu ambillah jalan keluar terbaik dimana tak ada pihak yang merasa dirugikan. Dengan begini maka pikiran semua pihak dapat disatukan, namun ingat hindari sikap merasa diri paling benar.

3.      Diskusi dengan kepala dingin

Jika anda merasa kesulitan untuk mengontrol emosi dan konflik dapat terjadi, maka cobalah tenangkan diri terlebih dahulu. Sebaiknya anda dan pasangan sama-sama menyendiri untuk sementara waktu. Namun jangan sampai anda berdua telalu lama menjauh karena hal ini dapat menimbulkan masalah baru.

Setelah anda dan pasangan tenang maka anda dapat mendiksusikan masalah kembali. Hindari intonasi suara yang terlalu tinggi. Jangan mengatakan kalimat yang sifatnya menyudutkan atau menghakimi. Pastikan anda berdua dalam kondisi kepala dingin dan jernih.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mencari Modal Untuk Nikah, Simak Tips Konsisten Menabung Dengan Pasangan

Mencari Modal Untuk Nikah, Simak Tips Konsisten Menabung Dengan Pasangan

Mencari Modal Untuk Nikah, Simak Tips Konsisten Menabung Dengan Pasangan

Menikah tentu memerlukan banyak persiapan, mulai dari fisik, mental, psikologis, dan emosional. Selain itu, persiapan lain yang tidak kalah penting adalah finansial. Finansial atau uang bisa menjadi faktor penentu apakah pernikahan bisa segera dilaksanakan atau tidak. Mengingat kebutuhan hajatan yang besar seperti katering, gaun pengantin, cetak undangan, make up, dekorasi dan lain sebagainya.Mencari Modal Untuk Nikah, Simak Tips Konsisten Menabung Dengan Pasangan

Tentu semua hal tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit apalagi jika anda mendambakan pesta resepsi yang besar. Untuk itu sebelumnya kedua pasangan menyiapkan modal nikah terleih dahulu. Akan tetapi menabung bersama untuk modal nikah tentu bukan hal yang mudah butuh kerja sama dan konsistensi dari kedua pihak. Akan tetapi, anda tak perlu khawatir berikut ini ada beberapa tips yang dapat membantu anda untuk segera merealisasikan pernikahan impian.

Tips menabung untuk modal nikah

Setelah anda dan pasangan telah mantap untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan serta mendapatkan restu dari kedua keluarga, tentu langkah yang harus anda berdua lakukan adalah mempersiapkan pernikahan. akan tetapi, untuk menabung biaya nikah ada baiknya anda siapkan jauh-jauh hari. Selain untuk meringankan biaya pernikahan, hal ini juga membuat kedua pasangan belajar bagaimana mengelola uang dengna baik. Meskipun gampang-gampang susah, tak ada salahnya anda dan pasangan menyimak beberapa tips berikut ini:

1.      Buat komitmen bersama

Komitmen tentu bukan hanya dibutuhkan saat anda dan pasangan menjalani hubungan. Komitmen juga dibutuhkan saat anda ingin mencapai sesuatu termasuk dalam hal menabung. Mengingat betapa susahnya proses menabung maka baik anda maupun pasangan harus sama-sama berkomitmen apalagi jika tujuannya untuk kepentingan bersama.

Mungkin akan ada banyak godaan dan rintangan yang siap menghadang anda berdua, maka dari itu perlu ada komitmen yang kuat dan jelas. Dengan saling menguatkan satu sama lain selama proses menabung nanti akan membuat hubungan anda semakin intim, serta menabung pun menjadi hal yang menyenangkan dan mudah.

2.      Hindari hidup boros

Kunci utama menabung adalah berhemat. Untuk itu, hentikan kebiasaan anda yang menghambur-hamburkan uang hanya untuk bersenang-senang. Jangan terlalu boros dalam belanja sesuatu yang bukan kebutuhan pokok. Mulailah, melatih diri untuk mengurangi kebiasaan jajan karena lapar mata atau hanya untuk mengikuti tren. Dibanding menghabiskan waktu untuk dinner romantis di restoran lebih baik anda dan pasangan memasak dan makan malam bersama di rumah.

Meskipun harus berhemat bukan berarti anda dilarang untuk menikmati waktu berkualitas berdua. Cobalah strategi kencan yang baru, yang tak memerlukan banyak uang namun hubungan tertap semakin intim.

3.      Buat pembukuan sederhana

Agar keuangan anda berdua semakin jelas, cobalah untuk membuat pembukuan sederhana yang berisi uang masuk dan uang keluar. Hal ini akan membantu anda untuk memisahkan mana yang kebutuhan dan mana yang tidak. Selain itu, dengan cara ini anda berdua akan berlatih untuk lebih disiplin dalam mengelola uang bersama saat resmi menikah nanti.

Untuk itu usahakan mencatat semua bentuk transaksi anda berdua setiap hari meskipun nilainya tidak terlalu besar. Jika menulis dalam buku membuat anda kerepotan, cobalah menggunakan aplikasi digitas yang dapat membantu anda memantau cashflow setiap saat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Saat anda dan pasangan memutuskan untuk melakukan konseling pra nikah, terkadang muncul kebingungan kira-kira apa yang sebaiknya dikomunikasikan dengan konselor nanti? Selain pehamanan mengenai rasa cinta dalam pernikahan topik seperti seks dan pengelolaan finansial ternyata jadi bagian yang tak boleh luput dari pembicaraan.

Seks dan uang seringkali menjadi faktor penyebab merenggangnya hubungan pasangan suami istri. Bahkan jika tidak diatasi dengan baik, masalah kedua hal tersebut dapat berujung pada perpisahan. akan tetapi, untuk melihat sejauh mana anda dan pasangan ingin membahas topik tersebut menjelang pernikahan tentu kembali pada kesiapan mental bagaimana anda berdua menerima perbedaan.Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Yang dibicarakan saat konseling pra nikah

Perlu dipahami dalam proses konseling pra nikah umumnya dilakukan secara bertahap. Mulai dari konseling satu orang kemudian konseling berdua. Anda dan pasangan juga bisa meminta konselor untuk fokus pada satu topik tertentu atau membatasi topik yang akan diangkat. Peran konselor sebagai moderator sangatlah penting karena ia harus mampu menyelaskan perbedaan dua individu menjelang hidup bersama.

Dikutip dari kompas seorang ahli kejiwaan bernama Dr. Ratna Mardiati Sp.KJ dari klinik Angsamerah, mengungkapkan perempuan dan laki-laki dapat memilih apa yang ingin dibahas dalam konseling pernikahan. Akan tetapi umumnya terdapat 3 hal yang sering dikomunikasikan antara lain:

1.      Persoalan keuangan

Apabila pasangan memilih untuk mengangkat topik keuangan serta bagaimana cara yang tepat mengelolanya. Umumnya pasangan akan membicarakan berapa bagian yang akan diperlukan keluarga serta sejauh mana uang yang akan dipakai untuk pengembangan setiap individu.

2.      Pembagian waktu

Meskipun telah resmi menikah namun setiap orang tentu tetap menjadi dirinya sendiri, tentu tak selamanya hubungan pernikahan akan terus menempel pada diri seseorang. Untuk itu, pembagian waktu sangatlah penting, pembagian mengenai kegiatan apa yang boleh dilakukan sendiri, bersama kelurga dan aktivitas bersama pasangan tentu akan dibahas selama proses konseling nanti.

Pemahaman yang dibangun sebelum menikah tentu akan membuat kedua pasangan lebih memahami kebutuhan masing-masing.

3.      Perencanaan ke depan

Baik anda maupun pasangan tentu masih menyimpan keinginan untuk mengembankan potensi diri. Misalnya jika suami atau istri masih menginginkan menempuh  pendidikan yang tinggi dan meraih cinta-cita yang belum tercapai. Dalam proses konseling nanti ada baiknya jika  anda dan pasangan sama-sama membicarakan keinginan pribadi. Sehingga baik anda maupun pasangan akan menyepakati bagaimana membangun pernikahan yang harmonis namun mimpi masing-masing tetap bisa diraih. Untuk itu perencanaan masa depan sangat dibutuhkan.

Membicarakan seks menjelang pernikahan

Sedangkan jika membahas mengenai seks, pembekalan mengenai cinta saat proses konseling pra nikah justru menjadi penguat. Menurut seorang seksolog dan androlog Dr. Heru Oetoeng menjelaskan jika sudah saling mencintai, pasangan akan menjadi lupa menganai latar belakang masing-masing. Diperlukan penerimaan atas diri dan risiko dari persoalan sesksualitas yang dibahas, yang penting adalah cinta.

Selain itu, Dr. Heru juga menegaskan isu keperawanan seringkali menimbulkan perpecahan pada pasangan yang hendak menikah atau yang telah menjalani pernikahan. Akan tetapi, dengan adanya pemahaman mengenai pentingnya menumbuhkan cinta dalam hubungan isu seperti ini bukan lagi sebuah masalah bagi pasangan suami dan istri.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Alasan Mengapa Anda Dan Pasangan Memerlukan Konseling Pra Nikah

Alasan Mengapa Anda Dan Pasangan Memerlukan Konseling Pra Nikah

Alasan Mengapa Anda Dan Pasangan Memerlukan Konseling Pra Nikah

Siapa yang sedang mempersiapkan diri untuk menikah? Tentu menjelang pernikahan anda direpotkan dengan berbagai keperluan, mulai dari mencari WO yang tepat, foto pre-wedding, fitting busana pengantin, mempersiapkan dokumen pendaftaran pernikahan dan lain sebagainya.

Namun dari banyaknya hal yang perlu dipersiapkan menjelang pernikahan, terkadang banyak calon pengantin yang melupakan persiapan emosional, fisik, dan mental mereka. Pernikahan tentu bukan hanya hidup dalam satu atap saja. perlu adanya diskusi dan sikap memahami agar kedua pasangan mampu mempertahankan pernikahan.Alasan Mengapa Anda Dan Pasangan Memerlukan Konseling Pra Nikah

Saat ini sudah banyak orang sadar akan hal tersebut, jadi tak heran menjelang pernikahan mereka mendatangi konselor untuk melakukan konseling pra nikah. Sebenarnya ada banyak manfaat yang anda peroleh dari konseling pra nikah, simak penjelasannya berikut ini:

1.      Untuk mempermudah menyatukan visi kedua pihak

Dua orang yang berbeda dan unik akan hidup bersama terikat oleh tali pernikahan. sangat penting bagi anda dan pasangan untuk menjelaskan harapan masing-masing terhadap pernikahan tersebut. ada baiknya sebelum resmi menjadi pasangan suami istri anda dan pasangan menjelaskan visi serta apa yang diyakini dan direncakan setelah menikah nanti.

Salah satu manfaat dari konseling pra nikah adalah membantu anda dan pasangan untuk mengenali visi masing-masing dan menyatukannya.

2.      Membantu anda dan pasangan memahami keluarga satu sama lain

Menikah bukan hanya mengikat satu orang saja, namun juga satu keluarga. Untuk itu sebelum menikah ada baiknya anda memahami seluruh keluarga pasangan baik itu pola asuh maupun latar belakang begitu pun sebaliknya.

Tentu akan ada perbedaan yang cukup jauh saat tinggal bersama keluarga kandung dan keluarga pasangan. Adanya konseling pernikahan akan membantu anda untuk lebih memahami keluarga pasangan, sehingga baik anda maupun pasangan akan sama-sama bekerja sama menjalani kehidupan baru.

3.      Menyembuhkan diri dari trauma pernikahan

Terkadang trauma bisa muncul sebab perceraian yang dialami orangtua atau diri sendiri. Trauma dapat membuat seseorang merasa ketakutan bahkan tidak percaya dengan pasangannya. Hal ini akan mengganggu pernikahan anda jika tak kunjung disembuhkan.

Manfaat lain yang didapatkan dari konseling pra nikah adalah menyembuhkan diri dari trauma. Selain proses konseling dukungan dari pasangan tentu akan membuat seseorang lebih cepat memulihkan diri dari rasa traumanya.

4.      Membangun pondasi pernikahan yang kuat

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Amercan Association of Marriage and Family Therapis menjelaskan jika hampir 98% pasangan mengaku jika konseling pernikahan sangat membantu mereka. Mereka mengaku puas dengan hasul yang diperoleh setelah menjalani proses konseling, sedangkan 97% dari mereka mengatakan jika  mendapatkan apa yang dibutuhkan melalui proses konseling.

Perlu dipahami jika setiap pernikahan rentan terhadap masalah, banyak pernikahan yang hancur karena komunikasi yang buruk dan pertengkaran yang tak kunjung selesai. Untuk itu, saat anda dan pasangan mulai menjalani kehidupan rumah tangga, cobalah untuk melakukan konseling pra nikah. Karena anda berdua akan tahu bagaimana cara tepat untuk membangun pernikahan yang sehat dan baik.

5.      Meningkatkan kepuasan anda dan pasangan terhadap pernikahan

Manfaat lain yang anda dapatkan adalah meningkatkan kepuasaan terhadap pernikahan. Kebanyakan pasangan menghindari rasa khawatir terhadap pernikahannya, akan tetapi anda dan pasangan justru mampu membicarakannya hal tersebut baik itu berkaitan dengan mimpi, nilai, keyakinan dan beban hidup lain. Hal inilah yang meningkatkan kepuasan terhadap pernikahan anda.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!