Posts

Mengatasi Perasaan Bersalah Terhadap Pasangan Setelah Selingkuh Dengan Bijak

Mengatasi Perasaan Bersalah Terhadap Pasangan Setelah Selingkuh Dengan Bijak

Mengatasi Perasaan Bersalah Terhadap Pasangan Setelah Selingkuh Dengan Bijak

Dalam hubungan percintaan tentu tak semalanya seseorang akan merasa bahagia, ada kalanya ia akan terluka oleh perasaan itu. Entah karena berselisih paham, ego masing-masing, hingga perselingkuhan. Pengkhianatan cinta yang dilakukan seseorang tentu menumbuhkan luka yang dalam, rasa saling percaya pun dengan mudah di hancurkan. Namun terkadang beberapa pelaku perselingkuhan ternyata turut merasa bersalah dan ingin memperbaiki hubungan seperti dulu lagi, apalagi jika ia masih mencintai pasangannya.

Mengatasi Perasaan Bersalah Terhadap Pasangan Setelah Selingkuh Dengan Bijak

Sumber : Freepik

Namun bagaimana caranya? Berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan rasa bersalah setelah berselingkuh.

1.      Pahami apa yang membuat anda berselingkuh

Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah mengetahui apa yang memicu diri anda untuk berselingkuh, coba tanyakan dalam hati anda. Umumnya perselingkuhan terjadi karena seseorang tak memperoleh apa yang diinginkan dari pasangannya. Sebenarnya ada banyak alasan dan kemungkinan dibalik perselingkuhan itu. Salah satu pemicunya adalah kepuasan seksual terhadap pasangan yang rendah.

Selain itu ada alasan lainnya yakni perasaan tidak cocok dengan pasangan, rasa cinta yang perlahan hilang, jatuh cinta kepada orang lain, hingga rasa penasaran dan membutuhkan tantangan baru. Setelah anda tahu apa yang menjadi faktor utama dari perselingkuhan tersebut, maka anda dapat menentukan langkah apa yang dilakukan selanjutnya.

Perselingkuhan karena tidak cocok atau hilangnya rasa cinta menandakan sebaiknya hubungan anda diakhiri sampai disini. Sedangkan jika masih ada aspek-aspek lain dalam hubungan yang dapat diperbaik. Mulai dari komunikasi, aktivitas seks, rutinitas, maka tak ada salahnya memperjuangkan kembali hubungan anda.

2.      Putuskan untuk berkata jujur atau tidak

Seorang psikolog bernama Dr. Chloe Carmichael menjelaskan, anda dapat memilih untuk memberitahu pasagan yang sebenarnya atau justru menyembunyikannya. Jika perselingkuhan terjadi akibat kesalahan fatal yang anda lakukan, dan anda takut jika pasangan akan terluka maka sebaiknya anda menutupi kejadian tersebut.

Meskipun demikian, anda tetap wajib berkomitmen pada diri sendiri agar tidak terjebak dalam lubang yang sama lagi. Jika perlu anda dapat berkonsultasi dengan psikolog. Akan tetapi, hubungan asmara yang sehat didasari oleh kejujuran dan keterbukaan, jika anda terus dihantui perasaan bersalah aray ada masalah yang memicu anda berselingkuh maka cobalah untuk mengatakannya. Bicaralah dari hati ke hati dengan pasangan, usahakan hanya anda berdua yang terlibat dalam permasalahan ini.

Memang tidak mudah untuk berkata jujur dan mengakui kesalahan. Jangan lupa meminta maaf padanya, tekankan jika anda tak akan mengulanginya lagi. Selain itu, beritahu pasangan rencana apa yang anda buat agar hubungan kembali membaik dan pasangan dapat percaya kepada anda. Cobalah mengatakannya dengan benar.

3.      Terima apapun reaksi yang ditunjukkan oleh pasangan

Marah, kecewa dan sedih yang begitu dalam adalah reaksi yang wajar terjadi saat anda mengatakan kebenarannya pada pasangan. Entah apapun reaksi yang ditunjukkan oleh pasangan yang harus anda lakukan adalah menghargai dan menghormatinya.

Bukan hanya itu, mungkin pasangan akan mencecar anda dengan berbagai pertanyaan. Ini wajar, mengingat jika pasangan pasti ingin tahu mengapa anda bisa berselingkuh, apa alasan yang mendasari? Sejak kapan? Dengan siapa? Dan pertanyaan lain tentang perselingkuhan tersebut. anda harus sabar dan jangan sampai terbawa emosi saat menjawabnya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Cara Tepat Menghilangkan Kebiasaan Cuek Terhadap Pasangan

Cara Tepat Menghilangkan Kebiasaan Cuek Terhadap Pasangan

Cara Tepat Menghilangkan Kebiasaan Cuek Terhadap Pasangan

Entah anda sadari atau tidak ternyata sikap cuek terhadap sekitar dapat terjadi pada diri sendiri atau orang lain. Apalagi jika sifat cuek tersebut diperlihatkan kepada orang terdekat seperti pasangan. tentu  hal ini akan mengganggu hubungan anda dengan dia.

Sikap tidak sadar dengan lingkungan mungkin bisa terjadi dalam hubungan asmara baik itu dilakukan oleh pasangan atau diri anda sendiri. Umumnya sifat ini dapat mendatangkan masalah dalam hubungan anda, seperti sering bertengkar atau pasangan merasa anda tidak peduli dengan hubungan. Sehingga banyak kasus yang membuat kedua pasangan harus berpisah di tengah jalan. Padahal jika anda menghilankan sifat buruk tersebut dan mulai menunjukkan kepedulian terhadap pasangan bukan tidak mungkin hubungan anda menjalin mesra dan langgeng. Untuk itu berikut ini ada tisp menjadi pasangan yang tidak cuek menurul John M.Grohol, Psy D.

Cara Tepat Menghilangkan Kebiasaan Cuek Terhadap Pasangan

Sumber : Freepik

1.      Kurangi bicara, dan tunjukkan aksi anda

Salah satu cara untuk menghilangkan sifat cuek adalah benar-benar mengambil sikap, hal ini berarti anda perlu bekerja lebih keras lagi untuk memperlihatkan besarnya rasa peduli anda terhadap pasangan.

Tanpa banyak bicara atau janji-janji manis tak akan mengulangi kesalahan yang sama, mungkin dengan menunjukkan kepedulian tersebut akan membuat anda terbiasa. Misalnya dahulu anda tidak terlalu peka saat pasangan kewalahan mengurus anak-anak dan pekerjaan rumah. Untuk mengubah kebiasaan tersebut anda bisa membantu pasangan dalam membersihkan rumah agar beban kerjanya lebih ringan.

Tanpa perlu banyak bicara hal ini akan membantu, langsung beraksi dan menunjukkan hasil di depan pasangan adalah cara ampuh menunjukkan jika anda bukan pasangan yang cuek kepadanya.

2.      Memperhatikan setiap keinginan dan perasaan pasangan

Selain berusaha untuk menepati setiap janji-janji yang pernah anda ucapkan. Cara lain yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan sifat cuek adalah mulai memperhatikan keinginan dan perasaan pasangan.

Mungkin terdengar sangat mudah, namun tak jarang ego dan ingin memprioritaskan diri sendiri berujung pada sifat cuek. Sehingga hal ini membuat anda berhenti memikirkan apa yang diinginkan dan dirasakan pasangan. Untuk itu cobalah untuk memahami perasaan pasangan saat berkomunikasi dengan anda. Sehingga pasangan akan merasakan kepedulian dan aman saat di dekat anda.

Langkah selanjutnya, anda dapat memenuhi keinginan pasangan yang sesuai degan prinsip hidup yang telah disepakati bersama sebelumnya. Misalnya jika pasangan ingin terlibat lebih banyak lagi tentang urusan rumah tangga atau ingin anda lebih sering mengabarinya, kenapa hal itu tidak dilakukan? anda bisa memenuhi keinginan pasangan jika hal itu mampu anda lakukan.

3.      Jangan ragu untuk memberikan kejutan pada pasangan

Bagi anda yang bersikap cuek terhadap pasangan mungkin sangat jarang memberikan kejutan padanya. Pada dasarnya setiap orang menyukai kejutan, khususnya jika hal tersebut membuat hari-harinya lebih menyenangkan. Mungkin anda bisa memberikan kejutan sederhana pada pasangan seperti mengajakkan pasangan makan malam romantis, menjemputnya di kantor tiba-tiba. Perilaku sederhana dapat menunjukkan jika anda peduli pada pasangan.

Untuk itu, cobalah berikan kejutan pada pasangan melalui perhatian-perhatian kecil. Mengubah diri menjadi pasangan yang peduli tentu membutuhkan waktu, namun dengan niat yang besar maka usaha yang anda lakukan akan membuat hubungan menjadi lebih langgeng.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Pacar Anda Sangat Cuek? Simak Cara Mengatasinya

Pacar Anda Sangat Cuek? Simak Cara Mengatasinya

Pacar Anda Sangat Cuek? Simak Cara Mengatasinya

Pasangan yang cuek dan terkesan kurang perhatian sekaligus tidak peka terhadap kondisi anda tentu membuat anda makan hati. Sehingga hal ini membuat beberapa orang merasa tidak mampu mempertahankan hubungannya dengan pasangan. Namun pada dasarnya seorang yang cuek memiliki bentuk perhatian sendiri kepada pasangannya. Untuk itu ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk menghadapi pasangan yang cuek sehingga hubungan tetap harmonis dan langgeng.

Pacar Anda Sangat Cuek? Simak Cara Mengatasinya

sumber : Freepik

Menghadapi pasangan yang cuek

Hampir semua orang mengharapkan jika pasangannya akan senantiasa memberikan dukungan kepadanya setiap hari. Bentuk dukungan yang diberikan bisa melalui menanyakan kabar, menanyakan hari, atau hanya sekadar mengobrol tentang hal kecil. Tentu dalam lubuk hati terdalam, anda ingin bersama seseorang yang benar-benar memperhatikan dan percaya kepada anda.

Akan tetapi, tak sedikit pasangan yang cenderung mengabaikan dan terkesan tak merasa peduli, sehingga hal ini berdampak pada cara bagaimana anda mengekspresikan diri. agar hubungan anda tidak goyah meskipun pasangan bersikap cuek. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda lakukan antara lain:

1.      Selalu jujur

Salah satu kunci untuk menghadapi pasangan yang cuek adalah jujurlah dengan apa yang anda rasakan pada pasangan. Hal ini berarti cobalah anda mengatakan yang sebenarnya tentang perilaku pasangan terhadap anda. Mungkin saja selama ini pasangan tak pernah menyadari sikapnya terhadap anda. Saling jujur tentu menjadi komponen yang penting dalam menjalani hubungan yang sehat. Jika anda menarik diri dan tidak mengatakan apapun tentang masalah ini, mungkin pasangan anda merasa jika sikap cueknya adalah hal yang wajar dan dapat anda terima.

Dikutip dari Psych Alive, kejujuran akan membuka mata anda jika anda dan pasangan adalah orang yang berbeda. Dengan demikian, anda bisa melihat apa alasan pasangan bersikap sangat cuek terhadap diri sendiri ataupun orang lain. Apakah akhir-akhirini pasangan menghadapi maslaah yang belum terselesaikan, terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Atau justru memang sifat aslinya. Saling jujur satu sama lain, setidaknya anda dan pasangan berusaha untuk saling menerima untuk mempertahankan hubungan asmara.

2.      Bertahan dengan prinsip anda

Saat seseorang berusaha untuk jujur dan berkomunikasi dengan pasangan, umumnya akan muncul perdebatan yang tak bisa dihindari. Jika hal ini terjadi, maka yang harus anda lakukan adalah bertahan dengan prinsip anda. Jika sifat cuek pasangan telah melampaui batas toleransi anda, cobalah sampaikan fakta-fakta yang mendukung agar apa yang anda yakini memang telah terbukti. Hal ini juga akan meningkatkan rasa percaya diri anda saat berbicara dengan pasangan.

3.      Tetap bersikap tenang

Jika perdebatan tak ada habisnya dan tak memperolah penyelesaian, maka cobalah mengambil jalan tengah. Ya tak ada salahnya mengalah sejenak. Memaksakan diri untuk terus berdebat dalam menghadapi pasangan yang cuek tentu tak akan membawa hasil yang diharapkan.

Biarkanlah suasana menjadi tenang dahulu, sehingga anda dapat menyampaikan kembali apa yang diingin dengan kepala dingin.

Kunci utama untuk menghadapi pasangan yang cuek adalah tetap bersikap jujur dan bersabar. Namun jika perlakuan pasangan tak dapat anda terima cobalah diskusikan apakah pasangan dapat mengubah sikapnya, atau anda yang dapat memakluminya. Jika tak ada pihak yang mau mengalah, cobalah pertimbangkan kembali keberlangsungan hubungan anda berdua.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mengapa Nafus Makan Saya Hilang Setelah Putus Cinta

Mengapa Nafus Makan Saya Hilang Setelah Putus Cinta?

Mengapa Nafsu Makan Saya Hilang Setelah Putus Cinta?

Putus cinta memang menyakitkan entah hubungan telah terjalin lama ataupun seumur jagung. Berakhirnya hubungan anda dengan pasangan tentu membuat perasaan seseorang tidak karuan. Entah anda sadari atau tidak, terkadang patah hati membuat seseorang kehilangan nafsu makannya. Namun yang menjadi pertanyaan apakah ada kaitannya antara putus cinta dengan nafsu makan? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Mengapa Nafus Makan Saya Hilang Setelah Putus Cinta

Sumber : Freepik

Putus cinta membuat seseorang kehilangan nafsu makan

Putus cinta umumnya menjadi salah satu penyebab paling umum seseorang merasa stres. Saat tubuh merespon sinyal stres, maka denyut janung anda akan meningkat, pernapasan menjadi lebih cepat, otot tubuh menegang, serta tekanan darah melonjak naik. Reaksi semua itu disebabkan oleh hormon stres (adrenalin, kortisol, dan norepinefrin) dilepaskan tubuh dalam kadar yang cukup tinggi.

Secara otomatis tubuh akan mematikan fungsi-fungsi yang tidak diperlukan misalnya fungsi pencernaan. Karena sistem perncernaan yang sedang dimatikan, makahormon ghremlin yang memicu perasaan lapar juga ikut berhenti dan digantikan oleh hormon leptin dan corticotropin yang menekan nafsu makan. Apalagi, peningkatan hormon stres kortisol turut menimbulkan efek penurunan motivasi seseorang sehingga ia menjadi malas untuk bergerak dan melakukan apapun termasuk makan.

Stres karena putus cinta juga menghambat fungsi otak untuk menjaga diri tetap fokus demi memecahkan masalah. Hal inilah mengapa berbaring seharian di kamar dan menangisi mantan kekasih akan terasa lebih mudah dan masuk akan untuk dilakukan. dibanding harus melakukan sesuatu yang menguras pikiran dan tenaga untuk move on atau mencari makan.

Tubuh sakit saat hati anda terasa sakit

Dikutip dari YourTango, Marina Pearson dan Debra Smouse menjelaskan jika perpisahan bukan hanya menimbulkan luka emosional namun juga rasa menyakitkan bagi tubuh seseorang. Hal ini disebabkan patah hati membuat penurunan reseptor endogen opioid dalam otak yang membuat anda merasa tidak nyaman dan nyeri fisik. Inilah yang menjadi alasan mengapa anda bisa merasa sakit perut atau sesak dada saat sedang patah hati. Berbagai keluhan sakit fisik inilah yang akhirnya membuat seseorang kehilangan nafsu makannya.

Kombinasi antara reaksi emosional dan fisik dari stres yang menggambarkan kenapa seseorang yang patah hati menjadi tidak nafsu makan.

Bagaimana cara meningkatkan nafsu makan saat seseorang sedang patah hati?

Untuk mengembalikan lagi nafsu makan anda saat sedang galau, ada beberapa tips yang dapat anda lakukan. Namun yang paling penting adalah anda harus mampu mengelola stres tersebut terlebih dahulu. Perasaan berkabung dan sedih sebenarnya sah-sah saja, yang membahayakan jika anda terlalu larut dalam emosi tersebut atau lari dari kenyataan yang ada.

Meskipun masih merasa bersedih dan belum dapat move on, namun cobalah melakukan aktivitas sederhana yang dapat memperbaiki mood anda. Misalnya menderngarkan musik, curhat ke sahabat atau orang terdekat, menonton film komedi, pergi ke salin dan melakukan pijat relaksasi, berjalan-jalan ke taman hiburan agar pikiran anda teralihkan dari luka.

Lakukan berbagai aktivitas yang membuat anda sibuk sehingga pikiran tentang mantan kekasih pun akan hilang. Percayalah jika setiap badai yang datang pasti ada cara untuk melewatinya, ambilah sisi positif dari kandasnya hubungan cinta anda.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Wajar Jika Saya Terus Melajang Dan Tak Mencari Pasangan?

Apakah Wajar Jika Saya Terus Melajang Dan Tak Mencari Pasangan?

Apakah Wajar Jika Saya Terus Melajang Dan Tak Mencari Pasangan?

Hidup di lingkungan masyarakat yang sangat memuja hidup bersama pasangan dan menjalani kehidupan romantis layaknya cerita-cerita di film dan novel romance. Namun ternyata tak sedikit pula orang yang masih berstatus lajang meskipun usia mereka sudah matang.

Apakah Wajar Jika Saya Terus Melajang Dan Tak Mencari Pasangan?

Sumber : Freepik

Terkadang cap-cap negatif menyelimuti mereka yang masih hidup sendiri pada pasangan, misalnya memiliki standar yang terlalu tinggi, terlalu menutup diri terhadap kehadiran orang baru, belum bisa move on dari mantan, dan lain sebagainya. Padahal sebagian dari mereka sengaja melajang, keputusan untuk hidup sendiri terkadang menjadi hal yang tabu bagi sebagaian masyarakat. Bahkan banyak orangtua yang khawatir jika anaknya akan terus sendiri hingga akhir hayatnya. Namun pilihan untuk terus melajang apakah normal? Simak penjelasannya di bawah ini.

Normalkan jika seseorang sengaja melajang?

Sebenarnya hal ini bukan masalah, karena setiap keputusan kembali ke masing-masing orang. Andalah yang paling mengerti dan memahami apa yang dibutuhkan diri sendiri. jika anda telah merasa nyaman untuk sendiri dan bisa menerima diri sendiri dengan apa adanya, maka hal ini tidak masalah. Jangan terlalu mempedulikan komentar orang lain tentang hidup anda. Dikutip dari shape, dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam journal Social Psychological and Personality Scince, menyimpulkan jika apa yang menentukan kebahagiaan seseorang bukan dari status hubungannya melainkan dari tujuan hidup diri sendiri.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 4.000 mahasiswa yang diwawancarai satu per satu. Peneliti kemudian membagi para mahasiswa tersebut dalam dua kelompok, yakni mereka yang sangat ingin berkomitmen dalam hubungan menikah (baik itu pacaran ataupun menikah) serta mereka yang ingin menghindar masalah dan drama. Sang kepala peneliti bernama Yuthika Girme Ph.D, sekaligus seorang profesor psikologi di University of Auckland Salandia Baru, menjelaskan jika secara alami orang-orang memang lebih condong pada satu sisi. Girme juga meyakini jika seseorang tidak dapat memaksakan dirinya untuk berubah ke sisi lain jika hal itu bukan keinginan merek.

Dari penelitian tersebut dapat menunjukkan jika kemanapun tujuan anda sebenarnya semua tidak masalah yang penting anda tetap setia pada hal yang diinginkan.

Hidup melajang namun tetap membahagiakan

Sampai saat ini orang yang sengaja melajang selalu memperoleh stigma negatif dari masyarakat. Padahal, dari sebuah penelitian menyebutkan jika hidup sendiri tak selalu identik dengan perasaan kesepian atau hal menyedihkan lainnya. orang yang melajang juga bisa menjalani hidup dengan bahagia dan memuaskan.

Bahkan dalam sebuah penelitian terbaru lainnya menjelaskan jika orang yang memilih untuk hidup sendiri cenderung lebih merasa bahagia dan sejahtera dibandingkan dengan orang yang menikah. Berkomitmen untuk melajang artinya anda lebih fokus pada diri sendiri, aspirasi dan tujuan hidup sendiri, sambil tetap memiliki dan menjaga relasi penting dengan orang lain. mulai dari keluarga, teman dan lingkungan sosial lainnya.

Bukan hanya itu, orang yang melajang cenderung lebih aktif berpartisipasi dalam kelompok-kelompok di masyarakat serta kegiatan umum lainnya. sedangkan orang yang menikah jusru cenderung tak memikirkan dunia luar, bahkan saat mereka belum memiliki momongan sekalipun.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Selama masa pacaran tentu anda akan menemui lika-liku yang menguji kesetiaan anda dan pasangan. Terkadang muncul momen yang membuat anda ragu dengan hubungan asmara tersebut. Terkadang muncul pertanyaan apakah anda benar-benar mencintai pasangan? Apakah anda yakin bersama dia selamanya. Dari berbagai problematika cinta apakah anda dan pasangan termasuk orang yang suka putus nyambung?

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Sumber : Freepik

Pada batas tertentu, hubungan putus nyambung dianggap hal yang wajar. Akan tetapi bagi orang yang mengidap gangguan obsesif kompulsif (OCD) keraguan dan rasa takut mereka sangat mengaburkan kenyataan sehingga menyebabkan mereka terobsesi pada pasangannya. Mereka terus mempertanyakan apakah pasangan layak untuk mendampinginya atau apakah mereka benar-benar ditakdirkan Tuhan untuk bersama?

Tanda dan dampak dari perilaku OCD dalam hubungan asmara

Perilaku yang terus berulang (kompulsif) sebagai tanda penderita OCD dalam sebuah bungan dapat ditunjukkan dalam beberapa hal. Orang dengan OCD umumnya tidak memikirkan bagaimana ia dapat membangun sebuah hubungan asmara yang sehat dan menjadi pasangan yang baik bagi pasangannya. Mereka cenderung merasa ragu atau memikirkan beberapa hal yang berhubungan dengan pasangnnya, seperti:

  • Apakah dia pandang menjadi pendamping hidupku? (hal ini bukan sebuah kesombongan untuk merendahkan pasangnya, namun perasaan ragu yang luar biasa terhadap pasangannya)
  • Merahukan perasaannya terhadap pasangan
  • Menilai atau membandingkan tingkat kecantikan/ketampanan pasangan
  • Selalu bertanya seberapa besar mereka menginginkan pasangannya sebagai partner seks
  • Selalu mempertanyakan kecocokan dalam jangka panjang
  • Berfokus pada kekurangan atau sisi negatif dari pasangan
  • Membandingkan hubungan sekarang dengan sebelumnya entah lebih baik atau buruk

Secara umum perilaku di atas digolongkan dalam beberapa kelompok antara lain:

Perilaku kompulsif yang ditunjukan kepada pasangan

Hal ini dapat berupa tindakan yang dilakukan berulang kali untuk mengetahui tingkat kekuatan hubungan, gairah seksual hingga kedekatan emosi. Misalnya dengan berhubungan seks, menceritakan jika dia ragu dengan hubungan yang dijalani, sering putus-nyambung, atau menguji perasaan dengan mendekati atau memperhatikan orang lain serta membandingkan perasaannya jika bersama pasangan. Dorongan kompusif pada penderita OCD dapat melibatkan usaha keras seseorang untuk mengecek kesetiaan pasangan, misalnya berulang kali menghubungi pasangan, memeriksa riwayat telepon/pesan, serta menghubungi pasangan berulang kali. Hingga terus mempertanyakan pada pasangan apakah benar-benar mencintainya.

Perilaku menghindar yang berlebihan

Hal ini merupakan perilaku yang bertujuan untuk menjauhkan diri dan perasaan terhadap pasangan entah itu verbal ataupun fisik. Perilaku ini dapat menjauhkan pemicu rasa ragu terhadap pasangan mereka, seperti menghindari orang-orang yang dianggap berpenampilan lebih menarik atau mantan pacr pasangan yang membuat mereka merasa ragu terhadap hubungan yang sedang dijalani saat ini.

Perilaku kompulsif agar mendapatkan dukungan dari orang lain

Hal ini dilakukan dengan cara mengkonfirmasi kecocokan mereka dengan pasangannya. Kepantasan anda dengan pasangan dengan terus mempertanyakan hal tersebut kepada orang sekitar secara terus menerus. Hal ini dilakukan untuk memperkuat keyakinan si penderita OCD terhadap hubungan asmaranya.

Yang penting dilakukan untuk menghindari diri dari pemikiran obsesif merupakan mengganti fokus terhadap hal yang sedang anda pikirkan. Kenali kondisi dimana anda merasa nyaman dan tidak terganggu oleh pikiran obsesif tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Masalah Percintaan Yang Sebaiknya Tidak Diceritakan Ke Orang Terdekat

Masalah Percintaan Yang Sebaiknya Tidak Diceritakan Ke Orang Terdekat

Masalah Percintaan Yang Sebaiknya Tidak Diceritakan Ke Orang Terdekat

Saat anda menjalin hubungan romantis dengan orang lain sedang terguncang, anda mungkin tidak tahan untuk mencurahkan segala keluh kesah orang lain agar memperoleh solusi yang tepat. Terkadang curhat ke teman atau kerabat menjadi jalan keluar saat diri sudah merasa terbebani dengan masalah. Akan tetapi, anda tidak boleh sembarang bercerita dengan orang lain mengani prahara cinta. Terlepas apakah mereka orang yang paling anda percayai di dunia ini. Ada baiknya anda menghindari pembahasan berikut ini.

Masalah Percintaan Yang Sebaiknya Tidak Diceritakan Ke Orang Terdekat

Sumber Freepik

Curhat boleh, namun tak semua harus dicurhatkan

Curhat terkait masalah cinta antara anda dan pasangan ke orang terdekat tak selalu membuat hubungan menjadi membaik. Apalagi jika terlalu sering meminta saran mereka tanpa mempertimbangkannya kembali. Salah-salah bukannya hubungan kembali harmonis, hal ini justru menjadi bumerang dalam hubungan anda. Hal ini karena, kebanyakan curhat yang anda ceritakan hanyalah gambaran emosi dan versi cerita dari anda saja. anda tentu juga jarang menceritakan kejelekan dan kesalahan yang anda buat sendiri bukan? Mau tidak mau, lawan bicara anda justru akan berpikir jika pasangan anda adalah orang yang kurang baik dan anda selalu dibuat sengsara olehnya. Pada akhirnya lingkungan tempat anda curhat memiliki gambaran buruk tentang pasangan anda.

Bukan hanya itu, teman curhat anda lama kelamaan akan ikut campur masalah anda. Semakin mereka dimintai pendapat dan mengetahui masalah asmara anda, semakin seakan-akan mereka turut berperan dan bersuara dalam hubungan anda.

Beda saat anda meminta pendapat tentang masalah asmara anda dan sudah melakukan pertimbangan sebelumnya. Lebih baik anda memberikan pilihan saran dibanding harus menanyakannya mentah-mentah apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. jangan terlalu sering curhat dengan orang terdekat, lebih baik anda berkonsultasi ke psikolog. Cara ini akan lebih baik untuk memperbaiki hubungan asmar anda dengan pasangan.

Pembahasan yang sebaiknya anda hindari mengenai masalah asmara

Adapun beberapa masalah yang sebaiknya anda hindari saat menghadapi masalah cinta antara lain:

1.      Masalah yang merendahkan harga diri pasangan atau diri anda

Sebelum curhat ke teman, cobalah pikirkan baik-baik apakah yang akan disampaikan menjatuhkan harga diri pasangan atau tidak? Hindari cerita tentang masalah seperti pasangan tidak dapat mengambil keputusan atau mengungkit masa lalu pasangan. Ada baiknya, masalah cinta yang ada tak merendahkan harga diri pasangan di depan teman anda.

2.      Masalah keuangan

Keuangan tentu menjadi isu yang sensitif dalam hubungan asmara. Masalah keuangan, gaji, dan penghasilan ada baiknya anda dan pasangan simpan rapat. Jangan terlalu sering curhat bahagia atau curhat mengeluh pada teman tentang hubungan anda. Terlalu sering curhat terkait keuangan dianggat suka pamer atau tidak bersyukur oleh teman anda.

3.      Masalah ranjang

Bercerita tentang aktivitas seksual di ranjang dengan teman dekat memang sering menjadi topik pembahasan yang menarik. menceritakan tentang posisi hubungan seksual yang disukai atau seberapa puas anda berhubungan seks dengan pasangan sebaiknya tidak anda diumbar.

Baiknya ceritakan hal yang umum, karena pastinya tak semua teman anda pandai menjaga rahasia. Anda tidak mau aktivitas ranjang anda menjadi bahan gosip orang lain.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

https://www.youtube.com/watch?v=MLXDOtUhgEI

Tanda Kedua Pasangan Yang Bahagia, Apakah Anda Termasuk?

Tanda Kedua Pasangan Yang Bahagia, Apakah Anda Termasuk?

Banyak yang bilang jika dalam sebuah hubungan asmara yang bahagia ditandai dengan anak dan harta yang bergemilang. Tentu hal ini tidak berlaku semua orang, kebahagiaan tentu tak mamiliki tolak ukur pasti. Hanya diri sendirilah yang tahu sumber dari rasa bahagia dan anda sendiri yang dapat merasakan kebahagian bersama pasangan. Akan tetapi, ada rahasia yang menjadikan hubungan anda dan pasangan menjadi bahagia. simak lebih lengkap di bawah ini:

https://www.youtube.com/watch?v=MLXDOtUhgEI

Sumber Freepik

1.      Saling mendorong satu sama lain untuk tumbul lebih baik

Dalam hubungan asmara yang bahagia umumnya kedua pasangan dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Mampu berdiskusi dengan kepala dingin demi menyelesaikan masalah agar tidak meledak di kemudia hari. Jika anda dan pasangan melakukan hal tersebut maka anda berdua adalah pasangan yang bahagia. berbagai konflik dan pahit manisnya hubungan yang dilalui berdua dapat dijadikan pelajaran agar tidak mengulanginya lagi di masa depan.

Selain itu, anda berdua akan terus saling memberikan dukungan satu sama lain agar dapat meraih apa yang dicita-citakan selama ini. Selain mimpi pribadi, anda juga berjuang bersama untuk meraih tujuan berdua.

Sehingga komunikasi, perhatian, ketulusan, dukungan dan empati adalah beberapa dasar untuk membangun hubungan asmara yang bahagia dan harmonis.

2.      Sering menghabiskan waktu dengan pasangan

Seberapa sering dan intens anda berdua menghabiskan waktu bersama dapat menjadi tanda kebahagiaan dalam hubungan asmara. Tidak perlu hal yang mewah atau mengeluarkan banyak uang, tenaga dan waktu. Cukup dengan meluangkan waktu berduaan untuk hal-hal yang sederhana seperti ngopi dekat rumah, menonton tv bersama, memasak, berkebun dan berolahraga bersama pasangan.

Meskipun demikian, bukan berarti pasangan mengambil waktu me time anda untuk mengerjakan hobis atau beristirahat sejenak. Tentu anda berdua mengerti jika terlepas dari komitmen asmara ini, anda dan pasangan bukanlah sepasang kembar siam yang harus berduaan terus. Anda tentu memiliki teman dan keluarga sendiri, begitupun dengan dirinya. Anda pun menghormati waktunya untuk beraktivitas sendiri tanpa ada rasa kecemburuan. Anda dan pasangan pun saling mempercayai satu sama lain.

3.      Membebaskan masing-masing untuk jadi diri sendiri

Anda dan pasangan sama-sama tahu jika anda berdua tak bahagia apabila hidup menjadi orang lain. Meskipun semua orang ingin selalu menjadi yang terbaik di hadapan pasangannya, tentu anda dan pasangan ingin menghabiskan sisa hidup bersama.

Meskipun saat bersamaan, anda berdua tetap dapat menjadi diri sendiri tanpa harus jaim. Anda tak perlu berpura-pura menjadi orang yang disukai pasangan. Selain anda merasa nyaman, menjadi diri sendiri akan membuat pasangan lebih mengenal anda begitupun sebaiknya.

4.      Sering curhat dan saling berdiskusi

Kebahagiaan menjalani suatu hubungan asmara dapat ditandai dengan rasa percaya yang kuat. Kepercayaan tersebut membuat anda dan pasangan sudah tak malu-malu lagi untuk menceritakan apapun. Dari hal yang paling memalukan, kejadian menyedihkan, masalah yang sedang dihadapi, opini masing-masing terkait isu-isu yang sedang hangat-hangatnya, hingga berdusi tentang arti hidup dan prinsip yang anda dan pasangan jalani.

Rasa percaya juga membuat anda tak perlu menutupi hal yang tak ingin diketahui pasangan. menutupi rahasia dari pasangan justru menjadi tanda jika hubungan anda dan pasangan sehat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

5 Cara Tepat PDKT Melalui Telpon, Simak Penjelasannya Berikut Ini

5 Cara Tepat PDKT Melalui Telpon, Simak Penjelasannya Berikut Ini

5 Cara Tepat PDKT Melalui Telpon, Simak Penjelasannya Berikut Ini

Perkembangan teknologi saat ini tentu memungkinkan siapa saja saling berkomunikasi, entah dengan teman lama, anggota keluarga yang jauh hingga berusaha mencari jodoh. Setelah berkenalan secara online, tentu langkah selanjutnya adalah saling berinteraksi melalui telepon, chat atau video call. Meskipun demikian, PDKT lewat telepon berisiko besar menimbulkan presepsi yang keliru pada orang disukai.

5 Cara Tepat PDKT Melalui Telpon, Simak Penjelasannya Berikut Ini

Sumber : Freepik

Akan tetapi, terlalu sering menelpon atau menghubungi saat yang tidak tepat atau bahkan kehabisan topik pembahasan dapat menggagalkan usaha anda untuk mendekati si dia. Untuk itu berikut ini adalah kiat yang dapat dilakukan agar PDKT anda lancar meskipun melalui telpon.

1.      Bahaslah hal yang menarik

Saat anda ber-PDKT melalui telpon cobalah untuk membahas hal yang menarik, yang terlalu rumit untuk disampaikan melalui pesan teks. Anda bisa membahas soal film baru, tempat-tempat yang ingin dikunjungi, rencana untuk berlibur bersama, atau hal yang dapat memulai percakapan.

Pembahasan menarik melalui telpon adalah salah satu strategi selama PDKT. Cara ini juga menunjukkan jika anda bukan orang yang hanya basa-basi melalui pesan teks, selain itu anda juga mengenak dia lebih dekat, begitupun sebaliknya.

2.      Menelpon untuk membicarakan hal yang penting

Menurut seorang penulis sekaligus psikoterapis bernama Dr. Jenn Mann menyarankan agar anda berbicara melalui telpon hanya untuk membahas urusan penting selama masa PDKT awal. Sehingga, jika anda ingin membicarakan sesuatu yang menarik, pastikan jika topik tersebut bukanlah obrolan yang hanya basa-basi belaka.

Jika perlu, hubungi dia melalui telpon dan tanyakan kapan dia memiliki waktu luang untuk mengajaknya bertatap muka secara langsung. simpanlah obrolan-obrolan kecil hingga saatnya bertemu nanti. Dengan demikian anda pun tidak kehabisan topik pembicaraan saat bertatap muka nanti.

3.      Jangan mengobrol dengan dia terlalu lama

Apakah anda pernah merasa jenuh saat mengobrol dengan seseorang? Hal ini tentu dapat si dia alami saat menelpon nanti. Pembicaraan yang terlalu panjang dapat membuat seseorang merasa bosan, terutama jika baru saja mengenal orang tersebut.

Menelpon dalam waktu lama mungkin tidak jadi  masalah jika dilakukan dengan pasangan, namun hal ini tentu berbeda saat anda masih masa PDKT. Energi seseorang akan mencapai puncaknya, kemudian turun begitu percakapan mulai terasa membocankan. Untuk itu, selama masa PDKT jangan terlalu lama menelpon dia apalagi pembahasan yang kurang penting.

4.      Membahas topik yang positif

Selama proses PDKT, tentunya anda ingin menunjukkan kelebihan yang membuat orang tersebut menyukai diri anda. Tujuan ini tidak dapat tercapai apabila yang anda bahas adalah hal negatif atau terus berkeluh kesah dalam telepon.

Pembahasan melalui telpon dengan orang yang disukai sebaiknya mengangkat topik-topik yang menyenangkan dan memberi energi positif baginya. Bahaslah hal yang membuat anda berdua semangat. Caraini akan membuat si dia menghubungi anda kembali.

5.      Tanyakan apakah dia nyaman berkomunikasi melalui telpon seperti ini

Anda harus paham jika tak semua orang nyaman berkomunikasi melalui telpon. Percakapan melalui telpon sangat rentan menimbulkan kesalahpahaman antara satu sama lainnya. setelah beberapa kali berkencan dan dia menunjukkan ketertarikannya pada anda, maka cobalah tanyakan padanya tentang cara komunikasi apa yang membuatnya nyaman. Komunikasi melalui telpon tentu menjadi tantangan tersendiri apalagi saat anda sedang PDKT.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Memiliki pasangan yang perfeksionis sering membuat anda dan pasangan terlibat konflik. Hal ini dikarenakan seseorang yang bekepribadian perfeksionis umumnya lebih kaku,mengontrol penuh, mendominasi dalam hubungan dan sering menuntut. Agar hubungan tetap romantis meskipun sikap pasangan anda perfeksionis, berikut ini adalah cara mengatasinya.

Menghadapi Pasangan Yang Perfeksionis, Simak Tipsnya Berikut Ini

Sumber : Freepik

1.      Lihatlah sisi baik yang dimiliki pasangan

Meskipun pasangan yang perfeksionis membuat anda naik darah, akan tetapi cobalah untuk melihat sisi baik yang ia miliki. Pasangan perfeksionis umumnya memiliki berbagai pencapaian yang bisa dibanggakan. Cobalah lihat sisi positif yang dimiliki pasangan, mungkin ada hal yang dibanggakan darinya.

Dengan memfokuskan diri pada hal positif, akan membuat rasa kesal anda teralihkan lebih mudah. Usahakan tetap menghormati pasangan anda, tunjukan padanya jika nada menghargai dan mendukung setiap hal yang ingin dicapai atau dilakukan. dengan demikian, pasangan pun akan memperlakukan hal yang sama kepada anda.

2.      Jangan mudah tersinggung dengan pasangan

Hal lain  perlu anda terapkan jika pasangan adalah orang yang perfeksionis adalah tidak mudah tersinggung. Ingat, berbagai kritik dan pendapat yang disampaikannya tidak selamanya menandakan jika anda orang yang buruk atau lemah. Hal tersebut sebenarnya adalah cerminan dari dirinya yang ingin menganggak harga diri anda lebih tinggi.

Bukan hanya itu, kritik yang disampaikan pasangan sebenarnya merupakan cerminan dari kecemasan yang ada dalam pikirannya saja. untuk itu selalu respon pasangan dengan lembut, karena orang yang perfeksioni sangat sensitif terhadap kritikan dan mudah sekali tersinggung.

3.      Sempatkan waktu anda untuk berbicara dari hati ke hati dengan pasangan

Komunikasi merupakan kunci dalam hubungan asmara yang sehat. Untuk itu, jangan pernah anda dan pasangan mengabaikan hal ini. Selalu berkomunikasi dengan pasangan terkait apa yang anda berdua rasakan adalah hal yang penting. Jangan hanya memendam keluh kesah itu sendiri. cobalah utarakan apa yang anda rasakan terhadap sikap pasangan, selain itu berikan pasangan ruang untuk menumpahkan apa yang ia rasakan pula pada anda.

Orang yang perfeksionis sering tidak sadar jika sikapnya justru menyakiti orang lain, termasuk pasangannya sendiri. untuk itu, membicarakannya dari hati ke hati bisa menjadi solusi yang efektif. Sehingga pasangan pun mengetahui dampak perbuatannya, jangan ragu untuk saling mengoreksi kekurangan masing-masing agar menjadi pribadi lebih baik. Saat anda dan pasangan telah mengetahui perasaan masing-masing maka hubungan pun terasa lebih mesra dan romantis.

4.      Tetap berpegang pada pendirian anda dan buatlah batasan yang disepakati

Terkadang mungkin pasangan menuntut anda untuk melakukan hal-hal yang diluar kapasitas yang dimiliki. Misalnya langsung mengangkap telpon entah dimana saja anda berada dan kapan saja waktu tersebut.

Ambilah saran positif yang disampaikan pasangan, tetapi tak perlu memungsingkan hal yang sebenarnya telah dilakukan dengan benar. Jika hal itu berkaitan dengan sikap dan kepribadian anda. Namun, jika pasangan terus memaksa anda untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya itu tidak perlu anda lakukan atau anda ubah maka anda berhak untuk menegur pasangan dan teguh pada pendirian.

Ada kalanya abukan anda yang salah namun pasanganlah yang memasang standar tinggi terhadap diri anda. Buatlah batasan yang disepakati bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!