Posts

Menjadi Pasangan Yang Romantis Setiap Saat

Menjadi Pasangan Yang Romantis Setiap Saat

Apakah hubungan asmara anda dan pasangan sering mengalami pasang surut? Meskipun sering mengalami pasang surut bukan berarti anda berdua tak bisa mengembalikan keromantisan cinta. Tentu ada cara yang dapat anda lakukan bersama pasangan agar hubungan terasa romantis setiap saat. Penasaran? Simak tips menjadi pasangan yang romantis setiap saat berikut ini.

Menjadi Pasangan Yang Romantis Setiap Saat

Sumber : Freepik

1.      Tanyakan kabar satu sama lain

Tentu anda tak menghabiskan waktu seharian penuh bersama pasangan. Anda berdua tentu memiliki berbagai kegiatan masing-masing. Akan tetapi, hal ini harus membuat hubungan anda menjadi renggang. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjadi pasangan yang selalu romantis adalah dengan menunjukkan rasa peduli pada pasangan. Untuk menunjukkan perhatian anda bisa memulainya dengan menanyakan kabar satu sama lain.

Misalnya anda menanyakan pasangan apa yang dialami di kantor, apakah ada hal yang menyenangkan atau menyebalkan yang ingin diceritakan. Hal ini bukan bermasuk untuk mengintrogasinya. Namun ini menandakan meskipun tidak bersama anda tahu tentang diri pasangan. Selain itu, hal ini membuat pasangan merasa dipedulikan, sehingga hubungan anda akan tetap hangat dan romantis.

2.      Berikan kejutan-kejutan kecil pada pasangan

Hampir semua orang menyukai kejutan, apalagi jika hal ini membuatnya merasa senang dan bahagia sepanjang hari. Percayalah jika pasangan anda juga menyukai hal-hal kecil yang anda berikan padanya. Tak perlu sesuatu yang mahal, perhatian kecil justru memiliki kesan tersendiri di hati pasangan.

Misalnya saya anda membawakannya bekal makan siang favorit untuk di makan di kantor nanti. Atau anda sengaja menyempatkan waktu untuk sekadar berjalan-jalan berdua dengan pasangan. Menjadi pasangan yang romantis tak melulu  tentang kejutan besar, anda bisa memberikan hal-hal sederhana namun terkesan manis. Ingat, yang penting adalah niat dari diri sendiri yang tulus.

3.      Luangkan waktu berdua dengan pasangan

Seperti yang telah dijelaskan hal sederhana namun memiliki arti bagi pasangan adalah meluangkan waktu untuknya. Ingatlah terkadang waktu dinilai lebih berharga dibandingkan uang. Meskipun kedengarannya mudah, namun sebenarnya meluangkan waktu berdua dengan pasangan ternyata tak semudah itu dilakukan. Hal ini karena berbagai kegiatan dan urusan penting yang selama ini menyibukkan anda.

Meluangkan waktu untuk pasangan, meskipun pasangan tahu betapa sibuknya anda merupakan cara yang efektif untuk menjadi pasangan yang romantis. Anda dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk saling bertukar cerita, mendengarkan keluh kesah pasangan, atau melakukan aktivitas yang menyenangkan berdua.

4.      Selalu ingat hal yang membuat anda jatuh cinta pada pasangan

Saat anda sedang merasa kesal karena bertengkar dengan pasangan atau ada sikap pasangan melukai hati anda, cobalah ingat kembali hal yang membuat anda jatuh cinta kepadanya. Mungkin anda sempat melupakan hal tersebut, namun bukan berarti anda tak dapat mengingatnya. Dengan mengingat kembali perasaan jatuh cinta, maka rasa kesal akan hilang.

Sama halnya saat anda mulai merasa marah, ingatlah kembali saat pertama kali bertemu pasangan serta kenanglah masa-masa indah berdua hal ini akan membuat anda merasa jatuh cinta kembali. Dengan demikian anda akan menjaga romantisme dalam hubungan asmara.

Semoga 4 tips di atas dapat menjaga romantisme dalam hubungan anda dan pasangan. Namun, kembali lagi hal ini tergantung dari sikap anda berdua selama menjalani hubungan. Cobalah untuk mengecilkan masalah yang besar dan mengabaikan masalah yang besar.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mengapa Seseorang Dapat Menikah Dengan Temannya Sendiri?

Mengapa Seseorang Dapat Menikah Dengan Temannya Sendiri?

Mengapa Seseorang Dapat Menikah Dengan Temannya Sendiri?

‘Teman Tapi Menikah’ adalah sebuah judul buku dan film yang diambil dari kisah nyata Ayudia Bing Slamet & Ditto Percussion. Kisah cinta mereka begitu menginspirasi kalangan anak muda, dimana hubungan pertemanan mereka selama 13 tahun akhirnya berakhir pada pernikahan. Semenjak film dan bukunya rilis di pasaran kini istilah teman tapi menikah menjadi hal yang sangat familiar.

Sebenarnya bukan hanya mereka saja, orang yang menikah dengan teman atau sahabatnya sendiri. Kondisi ini tentu bisa dialami oleh siapa saja, meskipun mungkin anda menjalin hubungan pacaran orang lain. Namun tak menutup kemungkinan jika anda juga bernasib serupa dengan Ayu dan Ditto. Untuk itu berikut ini adalah alasan mengapa teman tapi menikah bisa terjadi di kehidupan nyata.

Mengapa Seseorang Dapat Menikah Dengan Temannya Sendiri?

Sumber : Freepik

1.      Sudah saling kenal luar dalam

Hubungan pertemanan yang telah dijain lama, apalagi dari bangku sekolah tentu membuat anda akan mengenal seseorang dari luar dan dalamnya. Anda akan tahu bagaimana sifat mereka masing-masing, berbagai kejelekan dan kebaikan yang dimiliki, hingga hal yang disukai dan tidak disukai. Sehingga tak heran hal inilah yang membuat beberapa orang memilih untuk menikah dengan teman atau sahabatnya sendiri.

2.      Sudah saling memahami, visi, misi, dan tujuan hidup ke depannya

Sebagai seorang sahabat dan teman baik tentu anda dan dia akan saling berbagai cerita entah suka duka, masalah yang sedang dihadapi, bahkan dari hal yang penting hingga tidak penting sama sekali. Bahkan anda mungkin sempat menyampaikan keinginan dan apa yang diidam-idamkan di masa depan kelak kepada dia. Dengan berbagai proses tersebut, anda dan dia akan sama-sama memahami visi, misi, dan tujuan hidup masing-masing.

Anda dan dia akan saling tahu, mendukung bahkan mengagumi satu sama lain. Sehingga lama kelaman benih asmara tumbuh dan bersemi antara anda dan dia.

3.      Anda dan dia hidup dan tumbuh di lingkungan yang sama

Seperti yang umumnya terjadi, jika sebagian teman yang mengenal lama anda memiliki tempat kondisi lingkungan yang sama, baik itu tempat tinggal, lokasi rumah, bahkan tempat bermain yang tak berjauhan. Sehingga anda dan dia tumbuh dan hidup dilingkungan yang sama, sekolah yang tak jauh berbeda, dan bermain bersama. Tak jarang hal ini yang akan membuat anda lebih saling nyambung.

4.      Telah tahu bagaimana perjuangan hidup anda selama ini.

Saling mengenal dan belajar di lingkungan yang sama biasanya membuat anda menjadi tahu apa saja perjuangan yang telah dia lewati selama ini, begitu pun sebaliknya. Mulai dari perilakunya sehari-hari, prestasi yang berhasil di capai, masalah yang berhasil dihadapi, saat-saat susah mengejar mimpi dan lain sebaiknya. Berbagai hal-hal yang telah dilewatinya mungkin tidak akan anda ketahui jika anda bukan teman dekatnya.

5.      Sahabat adalah cinta pertama seseorang

Apakah anda pernah mendengar istilah di atas? Mungkin anda pernah mengalami rasanya cinta pertama di masa sekolah. Tapi mungkin anda tak menyadari jika ternyata cinta pertama itu bisa saja adalah sahabat anda sendiri. Mungkin muncul perasaan malu, gengsi dan tak berani mengungkapkannya. Mungkin beberapa orang kesulitan untuk melupakan cinta pertamanya, sehingga ini bisa jadi alasan mengapa mereka menikah dengan sahabat atau temannya sendiri.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Melalui Hidup Bersama Di Masa Pensiun Bersama Pasangan

Melalui Hidup Bersama Di Masa Pensiun Bersama Pasangan

Melalui Hidup Bersama Di Masa Pensiun Bersama Pasangan

Menghadapi masa pensiun pasangan tentu adalah salah satu momen kedua pasangan saat memasuki usia lanjut. Ada beberapa masalah yang biasanya muncul setelah pasangan pensiuan, bukan hanya tentang kondisi ekonomi saja, namun anda mungkin cukup cemas bagaimana pasangan menghadapi masa pensiun setelah sekian lama ia disibukkan dengan pekerjaan.

Sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi pasangan yang pensiun serta mencegah munculnya stres. Untuk itu, ada baiknya jika anda membuat rencana sejak awal agar anda berdua lebih siap menjalani masa pensiun nanti. Simak penjelasannya berikut ini:

Melalui Hidup Bersama Di Masa Pensiun Bersama Pasangan

Sumber : Freepik

1.      Rencanakan sematang mungkin

Jika pasangan anda bekerja sebagai karyawan tentu anda tahu kapan masa pensiun pasangan tiba. Untuk itu, segera siapkan rencana finansial setelah pensiun sedini mungkin bersama pasangan. pasangan yang telah menyiapkan rencana finansial jauh-jauh hari  sebelum hari pensiun tiba, diyakini akan lebih bahagia. Selain itu, anda juga dapat mewujudkan mimpi denga pasangan yang sebenarnya tidak sempat diraih karena masih disibukkan dengan pekerjaan.

Misalnya ingin Travelling ke penjuru daerah di Indonesia. Mungkin saat ini anak-anak anda masih belum cukup umur jika ditinggal seharian dan lebih banyak waktu yang anda dan pasangan habiskan untuk mengurus pekerjaan dan urusan rumah tangga. Serta kebutuhan untuk travelling sendiri yang cukup banyak dan biaya yang besar tentu membuat mimpi ini tak segera terealisasikan.

Untuk itu, persiapkan rencana anda sebaik mungkin. Siapkan uang dan jaga kesehatan anda sejak awal. Dengan demikian, saat pasangan pensiun  anda berdua telah memiliki tabungan yang cukup dan tubuh yang sehat untuk traveling ke penjuru daerah di Indonesia.

2.      Lakukan berbagai kegiatan yang disukai bersama

Menghadapi suami yang pensiun tak selalu sulit atau senang. Mungkin dulu pasangan tak memiliki banyak waktu untuk melakukan kegiatan berdua dengan anda. Maka saat suami pensiun ini adalah saat yang tepat anda bisa melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan bersama. Anda berdua dapat memanfaatkan waktu ini untuk melakukan kegiatan yang belum pernah dicoba sebelumnya.

Contohnya, anda mengikuti perlombaan olahraga atau memasak bersama. Atau anda berdua dapat bergabung dengan komunitas dan menjadi salah satu voulentis dalam kegiatan sosialnya. Anda tak perlu melakukan hal besar, anda bisa mengatur rutinitas bersama di rumah. Jika perlu anda berdua dapat membuat jadwal bersama dari pagi hingga malam. Sehingga masa pensiun akan terasa lebih menyenangkan.

3.      Selalu berikan dukungan pada pasangan

Yang tidak kalah penting saat menghadapi masa pensiun adalah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan. Jika anda tidak tahu apa yang dipikirkan dan dirasakan pasangan, anda mungkin akan merasa kesulitan untuk memahaminya. Apalagi selama menjalin hubungan pernikahan setelah bertahun-tahun lamanya.

Untuk itu, cobalah membuat pasangan anda merasa dirinya spesial. Caranya tak susah-susah, anda bisa memulainya dengan mendengarkan setiap ceritanya dan memberikan dukungan penuh. Cobalah untuk memahami apa yang sebenarnya pasangan rasakan, apalagi pasangan anda mungkin terbiasan bekerja, kemungkinan hal ini akan mengejutkan dirinya karena tak ada kesibukan apapun memasuki masa pensiun. Ingat, komunikasi adalah hal yang penting dalam pernikahan, untuk itu selalu jaga komponen ini meskipun anda berdua menghadapi masa pensiun.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Di awal hubungan tentu kedua pasangan pasti gejolak asmara yang anda berdua rasakan begitu besar. Berbagai bentuk waktu, kasih sayang, dan perhatian anda curahkan ke semuanya kepada pasangan. Namun, masa depan dan isi hati seseorang memang tak ada yang pasti, mungkin saja satu atau dua tahun lalu anda begitu mencintai pasangan. Tak ada yang bisa menjamin apakah anda mencintai pasangan seperti di awal menjalin hubungan. Untuk itu berikut ini adalah tanda-tanda jika anda masih atau sudah tidak mencintai pasangan lagi.

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Sumber : Freepik

1.      Merasa malas untuk bertemu

Di awal hubungan tentu rasanya 1 atau 3 kali dalam seminggu tidak cukup untuk menghapus rindu. Rasanya anda dan pasangan sama-sama ingin lebih banyak menghabiskan waktu berdua. Namun, jika saat ini anda merasa enggan atau malas untuk bertemu pasangan tanpa alasan yang jelas, cobalah tanyakan pada diri sendiri. Apakah anda memang membutuhkan waktu sendiri atau justru perasaan cinta yang mulai hilang?

Saat anda sampai titik dimana sudah terbiasan menikmati hidup tanpa ada sosok pasangan, maka ini bisa menjadi salah satu tandanya.

2.      Sudah tak peduli lagi dengan apa yang terjadi pada pasangan

Kunci dari hubungan asmara yang mesra dan sehat adalah adanya rasa saling peduli satu sama lain. anda harus peduli dengan pasangan baik itu perasaan atau emosinya. Peduli adalah salah satu tanda jika anda masih mencintai pasangan. akan tetapi saat seseorang benar-benar tak mempedulikan pasangnnya lagi. Maka ini berarti rasa empati, simpati dan cinta telah memudar.

Contohnya saja, dulu anda selalu memiliki waktu untuk mendengarkan keluh kesah pasangan, sering bertukar pendapat, atau dengan ikhlas membantu pasangan. Akan tetapi, saat ini anda hanya mau berkomunikasi dengannya melalui chat atau telepon saja. Sering merasa tak acuh dengan masalah pasangan, dan tak pernah memberinya kabar apapun tentang anda. Hal ini adalah tanda jika anda tak mencintai pasangan lagi.

3.      Mulai tidak tertarik pada pasangan

Tanda jika anda tak mencintai pasangan lagi adalah rasa ketertarikan padanya yang telah hilang. Cobalah ingat kembali saat anda mencintai pasangan dulu, tentu dia terlihat snagat menarik di mata anda. bahkan segala kekurangan baik itu fisik atau non-fisik seperti tak terlihat, pasangan seakan makhluk sempurna di mata anda.

Selain itu, tanda jika anda masih mencintai pasangan dilihat dari hasrat untuk menyentuhnya secara fisik. Dikutip dari Psychology Today, pasangan yang sedang jatuh cinta cenderung lebih sering melakukan hubungan seks. Hal ini bukan hanya untuk memenuhi hasrat diri sendiri, melainkan membuat pasangan tahu jika ia diinginkan dan dihargai.

Jika anda sudah malas atau enggan untuk melakukan kontak fisik yang lebih intim dengan pasangan, maka anda mungkin tak mencintainya lagi.

4.      Enggan untuk memperbaiki hubungan kembali

Tanda yang terakhir adalah anda merasa enggan atau tidak mau untuk memperbaiki hubungan lagi. Pertemuan, komunikasi, rasa kepedulian dan sentuhan fisik tentu menjadi unsur penting saat kedua pasangan saling mencintai. Namun jika keempat hal tersebut memudar dan tidak ada keinginan untuk memperbaikinya. Maka dapat dipastikan jika anda tak mencinati pasangan lagi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Setiap pasangan kekasih tentu pernah mengalami pertengkaran. Saat sedang bertengkar pasti anda dan pasangan saling adu mulut untuk menyelesaikan masalah entah kecil maupun besar. Namun terkadang saat sedang beradu pendapat, banyak orang yang tak mampu mengontrol emosinya, sehingga percekcokan tak dapat dihindari.

Tentu hal ini tidak membuat masalah selesai, justru hubungan semakin rumit. Apalagi emosi yang tak terkontrol, dapat memungkinkan seseorang melakukan kekerasan. Tentu anda tidak ingin menyakiti pasangan saat emosi sedang memuncak bukan? Untuk itu simak beberapa tips di bawah ini.

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Sumber : Freepik

1.      Tarik napas dalam

Emosi yang sudah tak bisa dibendung lagi adalah sumber pertengkaran kedua pasangan, terlepas dari apapun pemicu perdebatan. Seorang asisten dosen dari Saint Louis University bernama Robert Nicholson Ph.D menjelaskan saat kondisi anda seperti ini, umumnya tubuh akan menjadi lebih tegang, napar menjadi terengah-engah, dan detak jantung menjadi tidak teratur.

Untuk mengatasi hal ini, maka cobalah ambil napas panjang lalu hembuskan secara perlahan sambil berusaha menenangkan diri. Meskipun terdengar sepele, namun cara ini terbukti dapat mengendalikan emosi anda. Saat melakukan pernapasan dalam tubuh menjadi lebih nyeman dan merenggangkan otot tubuh sehingga api amarah yang sebelum membara perlahan reda.

2.      Luangkan waktu sejenak untuk menyendiri

Membiarkan diri tenggelam dalam pertengkaran tentu membuat anda semakin sulit mengontrol emosi. Sehingga, memungkinkan jika salah satu pihak akan terluka karena respon pasnagan saat pertengkaran terjadi. Baik hanya sekadar beradu argumen atau justru bermain tangan. Sebelum terlanjur menyesal dengan perbuatan anda sendiri, segera sudahi pertengkaran anda. Cobalah untuk menyendiri sebentar.

Menjauhkan diri dari pemicu emosi setidaknya dapat membuat anda merasa tenang baik tubuh maupun pikiran. Anda bisa berjalan-jalan di sekitar taman, duduk sebentar di kedai kopi favorit, atau sekadar berbaring dan memejamkan mata di kamar sendirian. Carilah cara agar anda dapat mengendalikan emosi. Pikirkan tentang perasaan pasangan dan kondisi hubungan anda berdua. Jangan sampai, anda lebih mementingkan emosi sehingga pada akhirnya membuat hubungan semakin rumit.

Anda juga dapat melakukan aktivitas lain yang disukai sehingga suasana hati anda lebih tenang dan nyaman. Melakukan hal yang disukai akan membuat pikiran anda teralihkan dari amara dan emosi yang meledak-ledak. Saat anda merasa lebih baik, barulah bertemu dengan pasangan dan diskusikan tentang masalah agar menemukan solusi yang tepat.

3.      Jika berbagai cara dilakukan tak menghasilkan apapun, maka inilah saatnya bertemu dengan psikolog

Meskipun pertengkaran yang terjadi pada hubungan asmara, dapat membuat kedua pasangan bersikap lebih dewasa serta hubungan menjadi lebih sehat. Namun jika pertengkaran selalu berujung pada saling menyalahkan dan mengutamakan ego masing-masing, maka hal ini akan berdampak buruk pada hubungan anda. Apalagi, jika setiap pertengkaran sering melibatkan kekerasan fisik.

Masalah yang dialami bukannya selesai justru semakin parah dan menimbulkan masalah baru bila salah satu pihak merusak sesuatu atau saling menyakiti. Keharmonisan hubungan anda berdua pun akan sulit terbangun kembali. Untuk itu jika hubungan anda seperti inii, cobalah berkonsultasi dengan psikolog. Jadikan psikolog sebagai mediator bagi anda dan pasangan. Selain itu, anda dan pasangan dapat menemukan solusi dari cara mengontrol emosi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Jarak usia bukanlah sebuah penghalang bagi dua insan yang saling memadu cinta. Akan tetapi, terkadang ego menjadi masalah karena ada satu pihak yang ingin menang sendiri dengan dalihan “Aku lebih tua dari kamu” atau sebaliknya. Untuk itu, agar anda dan pasanga tidak terjebak dalam percekcokan terus menerus. Berikut ini ada beberapa tips menjalin hubungan asmara yang sehat meskipun terpaut usia yang cukup jauh.

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Sumber : Freepik

1.      Bersikap dewasa serta hadapi dengan kesabaran

Menjalin hubungan asmara dengan pasangan yang berbeda usia tentu butuh kerja sama dan kedewasaan satu sama lain. Dewasa bukan hanya tentang siapa yang lebih tua dan lebih muda. Kedewasaan merupakan kemampuan seseorang dalam merespon situasi dan kondisi tertentu dengan cara yang tepat. Selain itu, kedewasaan juga termasuk kemampuan anda dan pasangan untuk mengetahui bagaimana seharusnya bertindak dalam situasi tertentu dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keadaan yang terjadi.

Jadi, hal ini menunjukkan jika kedewasaan bukan ditentukan oleh usia seseorang. Belum tentu orang yang lebih tua dapat bersikap lebih dewasa. jika pasangan bersikap kekanak-kanakan maka anda harus bersikap dewasa kepadanya. Jangan malah marah yang tidak jelas pada pasangan.

Misalnya, jangan selalu mengandalkan pasangan akan memahami anda. Pasangan pun juga butuh bercerita tentang masalah dan hal yang dia inginkan pada anda. Mungkin saja dia berada dalam kondisi yang buruk dan berusaha untuk menceritakan semuanya pada anda. Jadilah pendengar yang baik untuk pasangan, anda juga bisa memberikan beberapa saran untuk menyelesaikan masalah yang ia hadapi. Bahkan menjalin kasih dengan seseorang yang lebih tua anda justru akan memperoleh wawasan, pengalaman, dan pengetahuan lainnya melalui diskusi berdua sehingga keintiman pun hubungan terasa lebih hangat.

2.      Terima perbedaan dan menghargai satu sama lain

Usia yang terlampau jauh terkadang membuat anda sadar jika ada perbedaan antara anda dan pasangan. Anda dapat merasakannya melalui obrolan sehari-hari mulai dari selera musik, film, buku hingga pola pikir. Jika anda menganggap perbedaan tersebut merupakan suatu masalah sehingga tak ada pihak yang mengalah maka hubungan anda justru tidak akan bertahan lama dan semakin ruwet.

Sebaliknya, jika anda menganggap perbedaan tersebut merupakan hal yang menarik dan dapat membuat anda berdua saling memahami. Tentunya komunikasi anda dan pasangan akan semakin meningkat. Ingatlah, komunikasi yang baik akan membuat hubungan anda berdua semakin mesra dan bertahan lama.

3.      Saling terbuka dan menyesuaikan satu sama lain

Setiap kisah cinta tentu akan menemui lika-liku, sama halnya hubungan anda dan pasangan. Misalnya, tak mendapatkan restu keluarga, komitmen di masa depan, masalah kesehatan terkait usia, penampilan dan lain-lain. Malas yang datang terkadang membuat anda merasa stres dan frustasi.

Tanpa adanya komunikasi, malasah akan terus bertambah dan hubungan anda akan semakin rumit. Tentu ini akan membuat anda berdua sulit membangun suasana yang romantis. Untuk mengatasi ini tentu komunikasi adalah kuncinya. Cobalah saling terbuka, bicarakan masalah dengan baik. Gunakanlah kepala dingin, hati yang tenang dan bahasa yang lembut. Dengan begini anda dan pasangan akan tahu perasaan masing-masing dan mencari solusi dari masalah tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Seks yang memuaskan adalah salah satu cara untuk membangun pernikahan yang harmonis dan langgeng. Masa-masa bulan madu tidak sulit untuk membuat kedua pasangan merasa seksi dan bergairah. Namun seiring berjalannya waktu, setelah pernikahan terjalin dalam beberapa tahun rasanya keintiman yang dulunya hangat berubah menjadi rumit. Untuk membantu anda dan pasangan tetap menjaga keintiman tersebut, berikut ini ada masalah-masalah yang sebaiknya dihindari. Simak selengkapnya di bawah ini:

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Sumber : Freepik

1.      Cuek dengan penampilan

Mengabaikan penampulan bukah hanya semata perubahan secara fisik saja namun karena penuaan dan berat badan yang berubah. hal ini yang membuatanda berhenti melakukan usaha agar dapat terlihat menarik di depan pasangan entah sekadar berdandan atau merawat diri. namun tahukah anda jika pasangan sebenarnya sangat sadar, jika anda terlalu cuek terhadap penampilan. Padahal sikap ini sama dengan anda tak peduli lagi cara untuk memanjakan mata pasangan.

Bukan hanya itu, merasa diri sendiri akan membuat anda nyaman dengan tubuh anda. Bahkan libido akan banyak tergantung pada kesehatan anda secara keseluruhan. Untuk itu tak ada salahnya menyempatkan waktu untuk berolahraga, pergi ke salin, memotong rambut, berdandan, dan memakai parfum.

2.      Seks hanya untuk hari spesial

Jika anda ingin memiliki kehidupan seks yang memuaskan maka anda dan pasangan harus memprioritaskan seks sama halnya dengan aspek lainnya. misalnya anda meluangkan waktu untuk berolahraga, bekerja dan mengurus anak. maka anda juga harus meluangkan waktu untuk berduaan bersama pasangan. Bukan berarti anda berdua harus memasukkan kegiatan ini dalam jadwal, namun setidaknya anda perlu mencuri waktu untuk berhubungan intim. Menjadwalkan hubungan seks mungkin akan bertentangan spontanitas, namun cara ini lebih baik bagi hubungan anda berdua.

3.      Terlalu banyak tuntutan

Terkadang pria selalu salah paham tentang seks dalam film porno, dimana menggambarkan seks di dalam dunia nyata padahal hal itu jauh berbeda. Sebenarnya tak masalah jika sesekali anda menonton film porno untuk membangkitkan gairah seksual. Namun jangan berharap jika apa yang terjadi film akan sesuai dengan anda dan pasangan. sering kali wanita tak ingin tampil seperti pemeran dalam film porno. Ingat, film tersebut tidak realistis. Tindakan agresif justru membuat wania merasa tidak nyaman dan kesakitan. Untuk itu cobalah berdiskusi, sampaikan apa yang anda dan pasangan sukai dan tidak saat sedang berhubungan intim. Terkadang pria merasa lelah, stres, kehilangan mood, atau kurang percaya diri sedhingga hanya ingin berpelukan saja, begitu pun dengan wanita. Akan tetapi, jika anda ingin menyalakan gejolak seks, tak ada salahnya melakukan foreplay dan rayuan.

4.      Berpura-pura orgasme

Sebenarnya bukan hanya wanita yang dpaat memalsukan orgasme, lebih dari 25% pria mengaku jika mereka terkadang juga suka berpura-pura melakukan hal itu. Saat berpura-pura orgasme didasari oleh beberapa alasan.

Meskipun hal ini tidak salah, namun lambat laun hal ini akan menjadi kebiasaan buruk dan mengarahkan anda pada rasa tidak percaya, marah, dan benci. Untuk itu cobalah bersikap terbuka bicarakan apa yang menjadi masalah anda terkait hubungan intim selama ini. Anda harus mencari tahu apa yang benar-benar disukai, serta belajarlah fokus pada yang anda senangi terlebih dahulu.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Menjelang pernikahan tentu ada banyak hal yang harus disiapkan oleh calon pengantin. Bukan hanya konsep pernikahan, undangan, dan keuangan saja. Menjelang pernikahan ada baiknya anda dan pasangan membekali diri dengan menjalani tes kesehatan. Hal ini tidak dilakukan oleh pria saja, namun kalangan wanita juga harus melakukannya. Untuk penjelasan lebih lanjut, berbagai tes kesehatan yang harus dilakukan oleh wanita.

Berbagai Tes Kesehatan Sebelum Menikah Yang Harus Dilakukan Wanita

Sumber : Freepik

Sepenting apakah tes kesehatan sebelum menikah?

Tes kesehatan sebelum menikah merupakan serangkaian tes yang harus dijalani calon pengantin sebelum resmi menikah. Pemeriksaan ini sebaiknya menjadi salah satu syarat yang harus dilakukan sebelum kedua pasangan resmin menjadi pasangan suami istri. Untuk itu, ada baiknya kedua calon pengantin harus melakukan tes ini.

Akan tetapi, pada kalangan wanita tes kesehatan ini dilakukan untuk menilai kondisi fisik, organ, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan guna persiapan kehamilan nanti. Tak semua wanita memiliki kondisi kesehatan yang prima, terkadang ada beberapa masalah kesehatan yang mungkin belum dideteksi sebelumnya. Untuk itu, fungsi tes kesehatan pranikah akan membantu menilai kondisi kesehatan anda.

Berbagai rangkaian tes kesehatan pranikah bagi wanita

Pada dasarnya tes kesehatan pranikah yang dilakukan oleh wanita tak berbeda jauh dengan pria. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan dalam beberapa bulan sebelum hari pernikahan. berikut ini serangkaian pemeriksaan kesehatan pranikah yang dilakukan oleh wanita antara lain:

1.      Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik mungkin terdengar hal yang sepele, namun bukan berarti anda mengabaikannya. Pemeriksaan fisik akan membantu anda untuk memberikan gambaran mengenai status kesehatan anda saat ini. Tes ini mencakup pengecekan tekanan darah, serta penilaian riwayar kesehatan anda. Sebagai wanita yang akan mengandung anda, adanya tekanan darah tinggitentu akan berisiko pada kehatan janin dan kehamilan anda. Pemeriksaan fisik akan membantu anda dalam merencanakan momongan.

2.      Pemeriksaan penyakit menular seksual

Mengingat jika dalam pernikahan aktivitas seksual sangat mungkin dilakukan. Maka ada baiknya anda melakukan pemeriksaan penyakit menular seksual untuk hasil yang akurat. Dalam pemeriksaan ini diperlukan tes darah dan urine. Pengujian VDRL dan RPR akan membantu anda untuk mendeteksi penyakit menular seksual dengan darah.

Dikutip dari Mayo Clinic, menjelaskan HIV dan sifilis dapat dideteksi melalui dara. Selain itu penyakit seksual menular lainnya yakni herpes, hepatitis, gonore, serta HIV juga dapat dideteksi melalui urine dan tes darah. Yang perlu anda pahami jika beberapa penyakit menular seksual tidak menunjukkan gejala spesifik.

3.      Pemeriksaan darah

Pemeriksaan darah sebelum menikah bertujuan untuk mengetahui kondisi wanita lebih mendalam lagi. Pemeriksaan darah dimulai dari hemoglobin, sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), trombosit, hematokrit, hingga lajut endap darah.

Pemeriksaan darah ini, hasil tersebut bisa menganalisa kemungkinan penyakit kelainan darah yang mungkin anda miliki. Misalnya saja leukimia, anemia, polisitemia vera, dan lain sebagainya. Bukan hanya itu golongan darah serta rhesusnya pun juga ikut diperiksa.

4.      Pemeriksaan organ reproduksi

Pemeriksaan terakhir yang tak boleh anda lewatkan adalah pemeriksaan organ reproduksi, umumnya pemeriksaan ini menggunakan alat ultrasonografi atau USG. Seluruh organ reproduksi wanita yang diperiksa antara lain vagina, leher rahim, rahim,seluran telur, dan indung telur.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Setiap pernikahan tentu menemui berbagai konflik, terkadang ada beberapa konflik yang membuat pasangan harus mengambil keputusan bertahan atau berpisah. Saat anda dan pasangan kesulitan untuk mencari solusi dari masalah pernikahan, mungkin sebagian dari anda berdua, bertanya apakah berpisah adalah jalan keluarnya?

Kehidupan pernikahan memang penuh dengan lika-liku, ada beberapa hal yang ternyata tak bisa sejalan dengan apa yang anda harapkan. Mungkin beberapa pasangan sempat mencari jalan keluar dari masalahnya, namun hal ini berujung pada pertengkaran. Cobalah tenangkan pikiran anda terlebih dahulu. Pikirkan dengan baik-baik apakah ini waktunya bercerai dengan kekasih?

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Sumber : Freepik

Hal yang perlu anda pahami sebelum memutuskan untuk berpisah

Berdiskusi dengan pasangan utnuk mencari solusi agar hubungan kembali baik tentu menjadi hal yang penting. Meskipun sedang dilanda oleh masalah, pasangan bisa menguatkan satu sama lain. Mungkin ada kalanya pasangan dapat posisinya sendiri-sendiri, mereka mengunci dirinya hanya dalam pikiran. Terkadang seseorang merasa takut untuk berkomunikasi secara terbuka.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa alasan anda berpikir jika ini adalah waktu yang tepat untuk bercerai. Tanda-tandanya sebagai berikut ini:

1.      Tak ada resolusi dari konflik yang dihadapi

Komunikasi yang kurang baik dapat menjadi penyebab rapuhnya sebuah pernikahan. Pasangan yang tak dapat mengambil inisiatif untuk mencari solusi, cenderung berdampak pada rusaknya hubungan. Saat kedua pasangan merasa putus asa dan ada pikiran jika tak ada gunanya lagi menyelesaikan konflik, maka dapat menjadi tanda jika sudah lagi kecocokan.

Komunikasi yang memudar membuat pasangan menjadi berjarak, semakin jauh secara bertahap. Saat hal ini terjadi pada pernikahan anda, cobalah pikirkan lagi mungkin inilah waktunya anda dan pasangan bercerai.

2.      Tak ada keterlibatan emosional antara anda dan pasangan

Di awal hubungan pernikahan, umumnya kedua pasangan menjalin ikatan emosional satu sama lain. seiring berjalannya waktu, intensitas komunikasi pun akan semakin berkurang dan tak seindah dulu lagi. Sudah tak ada lagi diskusi atau saling bertukar perasaan dan pikiran.

Saat semuanya terasa hambar, maka hubungan anda dan pasangan tak lagi sejalan sebagaimana mestinya. Sedangkan, emosi dan komunikasi merupakan elemen yang penting dalam menjaga keharmonisa rumas tangga. Jika anda mengalami hal ini maka perasaan ingin berpisah pun akan muncul.

3.      Hilangnya ketertarikan seksual satu sama lain

Seks merupakan kunci untuk menjaga kemesraan dan keharmonisan kedua pasangan. Kemesraan inilah yang akan memperkuat hubungan pasangan secara emosional. Kedua hal tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat diandalkan dalam menumbuhkan rasa cinta satu sama lain.

Saat hubungan terasa hambar serta hilangnya ketertarikan seks satu sama lain, kekuatan emosional semakin sirna. Wajar jika anda mulai berpikir tentang waktu yang tepat untuk berpisah engan pasangan.

4.      Fokus terhadap hal lain di luar pernikahan anda

Ada beberapa pasangan yang justru fokus dalam merawat hal lain selain pasangannya, misalnya anak-anak yang menjadi prioritas dalam hidupnya. Sayangnya, yang lain mencurahkan tenaga dalam berkarier membuat kekuatan emosional kedua pasangan menjadi memudah bahkan hilang.

Saat tak ada lagi kepuasan emosional dalam pernikahan, hal ini dapat memungkinkan terjadinya perselingkuhan. Saat ini terjadi pada anda, maka perceraian mungkin menjadi hal yang diinginkan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Meskipun sudah menikah terkadang pasangan suami istri sering diajukan berbagai pertanyaan dari orangtua atau kerabat yakni “kapan punya anak?” hal ini sering kali dialami oleh pasangan yang baru menikah. Sayangnya, tak semua orang nyaman dengan pertanyaan tersebut.

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Sumber : Freepik

Padahal, anda dan pasangan mungkin telah memiliki rencana kapan saatnya memiliki anak. untuk itu, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghadapi kondisi di atas antara lain:

1.      Hadapi sesuai dengan siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut

Cara tepat unuk menghadapi pertanyaan kapan hamil? Sebenarnya tergantung dari siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut. jika berasal dari orang yang tak terlalu dekat dengan diri anda dan pasangan makan tak ada salah untuk mengabaikannya. Misalnya anda berinteraksi dengan orang yang baru dikenal 5 menit lalu, orang tersebut berpotensi mengajukan pertanyaan atau mengomentari hidup anda. Maka anda tak perlu menjawab pertanyaan dari dia. Anda dapat menyibukkan diri dengan kegiatan seperti membaca buku, atau bermain ponsel.

Namun jika pertanyaan tersebut diajukan oleh orang terdekat seperti orangtua atau mertua anda, anda harus menganggapinya dengan sabar. Hal ini karena sebagai orangtua atau mertua, mereka memiliki rasa khawatir terhadap pernikahan anda. Meskipun anda dan pasangan tak dapat mengontrol apa yang orang lain tanyakan, namun anda berdua dapat mengatur bagaimana menjawab pertanyaan tersebut.

2.      Anda tidak memiliki kewajiban untuk menjawab

Anda tak perlu merasa jika orang lain berhak tahu tentang kehidupan pribadi anda dan pasangan. Mungkin orang lain juga tak selamanya berniat buruk dengan pertanyaan yang diajukan. Namun, apapun tujuannya anda tetap tak memiliki kewajiban untuk menjawabnya.

Apabila anda dan pasangan sepakat untuk menunda kehamilan, mungkin pertanyaan ‘kapan punya anak’ akan membebani. Namun, jika anda dan pasangan masih berusaha memiliki anak cukup lama, pertanyaan tersebut tentu menyakitkan.

Jika anda merasa tidak nyaman dengan pertanyaan ‘kapan hamil?’ atau ‘kapan punya anak?’ cobalah menjawab sekenanya. Mungkin saja mereka tak tahu bagaimana kondisi anda yang sebenarnya.

3.      Cari cara mengubah topik pembicaraan

Terkadang pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan anda pribadi harus anda hindari. Akan tetapi, jika anda terus-terusan merasa tertekan dengan pertanyaan tersebut. cobalah menghadapi situasi tersebut lebih berani lagi. Misalnya anda dapat mengatakan “aku tidak ingin membahas hal ini. lebih baik ubah topik pembicaraan kita.”

Mungkin orang lain akan terkejut dengan reaksi yang anda berikan. Bahkan, mungkin anda dianggap sebagai orang yang berlebihan dan menyimpan banyak rahasia. Akan tetapi, orang lain juha perlu ingat jika dalam setiap hubungna perlu adanya batasan yang harus dihargai. Seperti tidak menanyakan pertanyaan yang terlalu sensitif dan mungkin menyakiti perasaan orang yang bersangkutan.

Akan tetapi, jika anda merasa cara di atas butuh keberanian lebih, maka anda dapat menggunakan cara lain yang lebih halus dan penuh kehati-hatian. Misalnya ajak orang lain untuk bergabung dalam obrolan. Kemudian, perlahan menjauhkan diri dari obrolan tersebut.

Dengan demikian bisa jadi orang yang mengajukkan pertanyaan akan lupa jika anda benar-benar menjawab pertanyaan darinya.

Dengan menerapkan tips di atas dapat membantu anda mengatasi tekanan terhadap pertanyaan kapan hamil. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!