Posts

Manfaat Yang Didapatkan Dari Konseling Pernikahan Untuk Hubungan Suami Istri

Manfaat Yang Didapatkan Dari Konseling Pernikahan Untuk Hubungan Suami Istri

Manfaat Yang Didapatkan Dari Konseling Pernikahan Untuk Hubungan Suami IstriManfaat Yang Didapatkan Dari Konseling Pernikahan Untuk Hubungan Suami Istri

Menjadi seorang public figure bukanlah hal yang mudah. Dimana segala aktivitas akan menjadi sorotan publik. Banyak orang yang mengidolakan orang lain karena bentuk fisiknya misal dia cantik, tampan, berbadan kekar atau langsing, dan lain-lain. Namun ada juga yang mengidolakan orang lain karena kehidupannya yang dinilai harmonis.

Saat ini sudah banyak public figure baik kalangan artis maupun tokoh masyarakat yang mengekspose kehidupan pribadinya ke dalam media Youtube. Vlog kini telah menjadi trend, sebut saja RAN’S Enterteiment, Baim & Paula, Ussy & Andika, Gen Halilintar, dan masih banyak lagi. Setiap melihat keharmonisan yang terekam dalam video, pasti membuat iri siapapun yang melihat video tersebut.

Meskipun kehidupan pribadi mereka menjadi konsumsi publik, bukan berarti mereka merupakan pasangan yang tak rentan akan isu rumah tangga. Dibalik kamera terdapat masalah yang tak bisa mereka tunjukan. Privasi rumah tangga sangatlah penting, banyak cara yang dilakukan untuk menyelesaikan konflik rumah tangga tanpa diketahui oleh banyak orang.

Salah satu yang dilakukan oleh banyak orang adalah dengan konseling pernikahan. Konseling pernikahan, merupakan layanan yang ada di masyarakat untuk membantu kedua pasangan dalam menyelesaikan konflik pernikahan yang terjadi. Banyak keunggulan yang dimiliki oleh layanan konseling pernikahan ini selain informasi kedua pasangan yang dirahasiakan, konseling ini dapat mencegah konflik yang lebih besar dengan penanganan dari konselor yang berkompeten.

Masih banyak manfaat yang didapatkan jika pasangan melakukan proses konseling, berikut ini adalah penjelasannya :

1.      Mengatasi konflik dalam pernikahan

Banyak pasangan yang berusaha untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Anda harus tahu setiap konflik yang muncul adalah hal yang lazim. Namun jangan jadikan hal tersebut membuat anda menyerah dengan pernikahan. Jika anda dan pasangan telah berusaha untuk mengatasi konflik yang muncul. Namun tak berbuah apapun dan semakin membesar. Maka ada baiknya anda melakukan konseling. Dengan konseling anda dan pasangan akan mengetahui strategi penanganan yang harus dilakukan.

2.      Solusi yang diberikan lebih efektif

Mungkin sebagian dari anda terbiasa meminta bantuan ke teman atau anggota keluarga. Namun ketahuilah jika mereka adalah orang awam. Tak semua orang bisa mensolusikan masalah anda dan bisa jadi mungkin mereka akan kewalahan dengan konflik  rumah tangga anda. Selama sesi konseling anda akan mendapatkan solusi yang efektif untuk anda, tanpa ada unsur memihak salah satu.

3.      Bertanggung jawab atas konflik

Meskipun konseling memerlukan biaya khusus, namun hal itu akan sebanding dengan penangan yang maksimal dari konselor. Dalam sebuah perdebatan terkadang kedua pasangan akan cenderung mempertahankan egonya masing-masing. Melalui konseling ini kedua pasangan akan dijelaskan mengenai tanggung jawabnya masing-masing, meskipun seorang konselor bertanggung jawab atas penanganan konflik anda, namun kontribusi anda dan pasangan akan sangat mempengaruhi hasilnya.

4.      Transparan

Yang diperlukan dalam konseling adalah keterbukaan, dimana anda dan pasangan harus bersikap jujur dengan apa yang diinginkan. Selain itu anda harus berusaha terbuka untuk menerima kritik dan saran baik dari konselor maupun pasangan. Banyak konflik yang tak bisa diselesaikan karena kedua pasangan sulit untuk terbuka satu sama lain. Melalui konseling ini pasangan dapat memanfaatkannya sebagai wadah diskusi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di https://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah anda merasa mengalami banyak perubahan dalam pernikahan anda? Padahal usia pernikahan anda dan pasangan masih tergolong muda. Sering sekali ditemui pasangan yang merasa jika tak merasakan gejolak cinta yang sama saat masih baru menikah.

Atau terkadang semakin lama pernikahan yang dijalani semakin berat, banyak konflik yang tidak dapat ditangani berdua? Sebenarnya untuk mengatasi hal tersebut pasangan dapat melakukan berbagai cara. Mulai dari menjalin komunikasi yang baik atau meminta pihak professional. Namun sayangnya terkadang banyak orang yang merasa masalah semakin memburuk saat mereka berdiskusi berdua. Mendengar hal tersebut mungkin saja, kondisi itu menandakan jika hubungan pernikahan anda membutuhkan konsultasi.

Anda tak perlu takut jika konseultasi akan semakin memperburuk hubungan anda, justru sebaliknya konsultasi pernikahan akan membantu anda dalam menyelesaikan konflik yang terjadi. Namun terkadang banyak konflik yang sengaja dibiarkan oleh kedua pasangan. Mereka tidak sadar jika hubungan yang terjalin adalah hubungan yang kurang baik.

Oleh karena itu, berikut ini  merupakan tanda-tanda apakah hubungan pernikahan membutuhkan konsultasi pernikahan atau tida? Simak penjelasannya dibawah ini :

1.      Saat komunikasi yang terjalih sudah tidak sehat

Komunikasi adalah dasar dari sebuah hubungan dan kepercayaan. Terkadang komunikasi yang baik dapat membangun ikatan emosional yang tejali di antara kedua pasangan. Namun akan menjadi sebuah masalah jika komunikasi yang dilakukan bersifat menekah salah satu pihak, selalu berakhir pada bentakan, atau merasakan diacuhkan. Komunikasi sebenarnya bukan hanya sekedar bertukar kabar atau intensitas pasangan berbicara saja. namun komunikasi juga melibatkan bagaimana cara menyampaikan. Dengan konsultasi pernikahan ini anda dan pasangan akan dibantu untuk membangun komunikasi yang baik.

2.      Mengghukum pasangan

Terkadang konflik antara kedua pasangan terjadi saat salah satu pihak melakukan kesalahan. Sering kali kesalahan yang dibuat menjadikan alasan kenapa anda atau pasangan harus dihukum. Hukuman yang diberikan biasanya, mengurangi aktivitas seksual, mendiami pasangan dalam beberapa waktu, menjauhkan dari anak-anak, tidak melibatkan pasangan dalam mengambil keputusan dan masih banyak lagi. Perlu diingat bagaimanapun anda dan pasangan adalah manusia yang tak pernah luput dari salah. Menghukum pasangan akan semakin memperburuk keadaan, melalui konsultasi anda dapat meminta solusi bagaimana meminta maaf dan memaafkan dengan ikhlas.

3.      Affair emosional

Banyak orang yang tak menyadari jika affair emosional dapat  mempengaruhi hubungan pernikahan. Affair emosional adalah perasaan dimana ada orang lain yang diam-diam menyukai anda atau pasangan. Meskipun tak ada kontak fisik yang terjalin, namun bila terus dibiarkan maka akan ada kesalahpahaman di kemudian hari. Bisa saja salah satu pihak akan merasa kecewa terhadap pasangannya.

4.      Faktor keuangan

Uang adalah salah satu aspek yang paling krusial dalam pernikahan. Kebutuhan akan uang menuntut kedua pasangan agar pandai-pandai mengelola pengeluaran. Banyak kasus perceraian yang disebabkan oleh masalah keuangan keluarga. Terkadang banyak suami yang kewalahan karena beban pengeluaran yang tinggi sehingga terjadi percecokan kedua pasangan. Jika anda ingin melakukan konsultasi pernikahan untuk menyelesaikan konflik keuangan keluarga. Sangat disarankan untuk merencanakan anggaran terlebih dahulu. Sebab bisa jadi adanya konseling semakin membuat keuangan anda membengkak.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di https://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!