Posts

Yang Menjadi Penyebab Mengapa Suami Istri Jarang Berhubungan Seks

Yang Menjadi Penyebab Mengapa Suami Istri Jarang Berhubungan Seks

Yang Menjadi Penyebab Mengapa Suami Istri Jarang Berhubungan Seks

Hubungan seks adalah salah satu kunci agar suami istri tetap mesra dan langgeng. Namun pada kenyataannya, beberapa suami istri justru jarang berhubungan intim, sehingga pernikahan pun menjadi hambar. Dalam berbagai studi melaporkan jika pasangan suami istri yang setidaknya berhubungan intim semingggu sekali menunjukkan kepuasan rumah tangga yang mencapai maksimal. Sering kali hubungan intim yang jarang dilakukan kedua pasangan akan menimbulkan masalah yang serius.

Yang Menjadi Penyebab Mengapa Suami Istri Jarang Berhubungan Seks

Sumber : Freepik

Sebenarnya ada beberapa faktor penyebab mengapa seseorang kehilangan gairahnya untuk berhubungan intim dengan pasangannya. Untuk lebih jelasnya berikut ini ada penjelasan dan cara mengatasinya:

1.      Terlalu lelah

Bangun tidur, mengantar anak kesekolah, terjebak dalam kemacetan, membuat laporan, meeting dengan klien atau atasan, pulang ke rumah, mengurus rumah dan anak-anak. Tentu aktivitas tersebut membuat anda merasa lelah. Sehingga saat waktunya tidur, hubungan intim dengan pasangan adalah hal terakhir yang anda pikirkan dan inginkan saat itu.

Sejumlah pemicu stres fisik dan mental dapat menimbulkan penurunan respon hormon yang memengaruhi gairah seks pasangan suami istri. Sehingga hal ini berujung pada rasa sakit saat berhubungan seks. Berhubungan seks yang seharusnya melepas stres dan menggairahkan seks berubah menjadi hal yang melelahkan. Untuk mengatasi hal ini menurut seorang psikolog asal Philadelphia bernama Philip A. Rutter Ph.D menyarankan suami istri berhubungan intim di pagi hari.

2.      Terjebak pada rutinitas sehari-hari

Sebenarnya hal yang wajar bagi anda dan pasangan saat mengalami kebosanan satu sama lain, khususnya apabila anda telah hidup serumah selama bertahun-tahun. Apabila anda tak lagi merasa pasangan tidak semenggairahkan seperti dulu-dulu. Hal ini mungkin disebabkan karena anda dan pasangan terjebak pada rutinitas seks yang itu-itu terus.

Cobalah untuk mengubah kebiasaan berhubungan intim yang basi. Anda dapat mengobarkan kembali gairah seksual dengan melakukan eksplorasi hal-hal baru. Misalnya mencoba mainan seks (sex toys), roleplay BDSM, atau fetish seks lainnya. Selain itu, anda bisa mencoba berbagai gaya seks yang belum pernah dicoba sebelumnya.

3.      Terhipnotis oleh kecanggihan gadget

Mungkin anda dan pasangan saat-saat ini disibukkan oleh gadget. Bermain ponsel sebelum tidur mungkin telah menjadi kebiasaan, entah untuk mengecek email pekerjaan, nonton bola, atau sekadar berselanjar di media sosial. Apabila kecanggihan teknologi ini telah menjajah kamar tidur anda setiap malam, hal inilah yang menjadi alasan mengapa pasangan suami istri menjadi jarang berhubungan intim.

Sebenarnya untuk mengatasi masalah ini perlu inisiatif dari salah satu pasangan. Tak ada salahnya jika anda memulai foreplay demi menuju puncaknya. Selain itu, cobalah mengubah suasana kamar anda agar merasa lebih nyaman untuk beristirahat ataupun berhubungan seks.

4.      Ada duri dalam pernikahan

Pernikahan memang tak selamanya mulus, tentu ada kalanya anda dan pasangan menemui masalah yang memicu pertengkaran. Terkadang pertengkaran kecil dapat menghapung keinginan untuk berhubungan intim. Sehingga, kembali lagi bangunlah komunikasi yang baik antara anda dan pasangan. Sampaikan kepadanya jika ada sesuatu yang sedang mengganjal di hati dan pikiran anda. Sehingga masalah dapat terselesaikan lebih cepat, selain itu anda dan pasangan dapat membangun kembali gairah di ranjang.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Sekeras Apapun Anda, Perpisahan Tetap Terjadi Jika Pasangan Bersikap Buruk

Sekeras Apapun Anda, Perpisahan Tetap Terjadi Jika Pasangan Bersikap Buruk

Sekeras Apapun Anda, Perpisahan Tetap Terjadi Jika Pasangan Bersikap Buruk

Sekeras Apapun Anda, Perpisahan Tetap Terjadi Jika Pasangan Bersikap Buruk

Sumber Freepik

Banyak pasangan yang dalam hubungan yang tidak sehat, karena mereka terlanjur nyaman atau berharap jika hubungannya akan membaik dan cepat atau lambat mereka akan merasa bahagia. tapi, pada kenyataannya hubungan anda dan pasangan semakin buruk.

Setiap hubungan yang sukses tentu membutuhkan usaha yang keras dan seimbang dari anda dan pasangan. setiap kali masalah muncul, tentu hal ini perlu diselesaikan bersama.  Entah dengan mengorbankan sesuatu, berkompromi, komunikasi yang baik dan lain sebagainya. Akan tetapi, bagaimana hal itu telah dilakukan namun tak menghasilkan apapun? Jika mengalami hal ini, maka muncul keinginan untuk berpisah demi kebaikan anda dan pasangan. Untuk mengetahui apakah berpisah satu-satunya jalan keluar berikut ini adalah tandanya.

1.      Tanpa mengetahui penyebabnya, sikap pasangan terhadap diri anda tak sebaik dulu

Saat diawal bersama, anda tidak pernah melihat pasangan bersikap buruk terhadap diri anda. Namun, sekarang begitu melihat siapa jati dirinya yang sebenarnya, anda sadar jika dia tak sebaik yang diharapkan. Dibanding saling mengisi dan memahami satu sama lain, anda justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersabar dan berharap dia akan berubah suatu saat nanti.

2.      Anda berharap dia akan berubah, namun hati kecil anda tahu perubahan itu tak akan terjadi

Hal tersebut dapat terjadi tanpa anda sadari karena selama ini pasangan ‘melatih’ anda untuk menerima segala perlakuan buruknya terhadap diri anda sampai-sampai anda menganggap apa yang ia lakukan adalah sesuatu yang wajar. Anda hanya bisa berharap dan membangun ekspetasi, namun anda tahu jikas semua itu adalah hal yang mustahil, sehingga anda hanya membohongi diri sendiri.

3.      Setiap kali anda meminta dia untuk bekerja sama atau berkompromi demi kebaikan hubungan. Pasangan justru merespon buruk hal tersebut

Tanda lain yang dapat anda lihat adalah saat anda sedang mengajak pasangan berkompromi atau bekerja sama namun pasangan justru menanggapinya dengan marah, mengelak atau menyalahkan anda. Bagaimanapun cara anda untuk membangun hubungan yang selalu pasangan selalu menolaknya. Mungkin saja pasangan malas untuk ikut berkontribusi terhadap hubungan anda berdua. Padahal untuk mencapai kesuksesan sebuah hubungan, anda dan pasangan harus sama-sama berusaha. Jika hanya anda saja yang berjuang sendiri, maka bisa jadi perpisahan adalah jalan keluarnya. Dengan berpisah anda memiliki kesempatan untuk mencari orang lain yang dapat diajak bersama.

4.      Teman-teman anda justru lebih banyak memberikan kasih sayang dan dukungannya dibanding pasangan

Jika anda merasa sendiri justru lebih membahagiakan dibanding harus bersama pasangan, mungkin ini bisa menjadi tanda jika sebaiknya anda menyudahi hubungan tersebut. Apa yang anda miliki bersama pasangan bukanlah cinta, melainkan parasit yang justru merusak hidup dan kebahagiaan anda. Untuk itu cobalah cari tempat lain yang membuat anda lebih nyaman dan bahagia.

5.      Anda yang selalu berkorban demi pasangan, namun pasangan tak pernah berbuat apa-apa untuk anda

Jika anda merasa pengorbanan anda lebih besar akan membuat pasangan bertahan dan semakin mencintai anda, maka siap-siap saja untuk patah hati. Orang yang lebih sedikit berkorbanlah yang justru memegang kendali. Hal ini karena semakin besar usaha yang andaberikan, maka harapan anda terhadap pasangan pun semakin besar pula. Setulus apapun, anda tetap menyimpan harapan tersebut. sehingga harapan ini yang justru menyakiti anda saat pasangan pergi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Membangun Hubungan LDR Yang Mulai Terasa Renggang

Membangun Hubungan LDR Yang Mulai Terasa Renggang

Membangun Hubungan LDR Yang Mulai Terasa Renggang

Membangun hubungan long distance relationship (LDR) tentu berbeda saat seseorang menjalin hubungan yang berjarak dekat. Jauhnya jarak yang memisahkan dan tak sering bertemu membuat kedua pasangan sering terlibat percekcokan hingga rasa kepercayaan pun terombang-ambing. Setelah kedua pasangan berjuang sejauh ini, terkadang menyerah menjadi jalan keluar. Namun hati kecil masih ingin bertahan dengan pasangan. untuk menghadapi situasi yang merenggang berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk para pejuang LDR. Simak di bawah ini.

Membangun Hubungan LDR Yang Mulai Terasa Renggang

Sumber Freepik

Tips menumbuhkan kepercayaan kembali saat hubungan LDR mulai goyah

Banyak orang yang berpendapat jika jarak bukan penghalang bagi dua insan yang saling mencintai. Akan tetapi, terkadang saat satu masalah muncul justru menjadi batu krikil dalam hubungan LDR anda. Apalagi jarak dan waktu yang memisahkan membuat anda dan pasangan sulit menyelesaikan selisih paham yang terjadi. Sehingga banyak pasangan LDR yang harus lebih banyak bersabar.

Agar anda dapat meyakinkan pasangan untuk tetap bertahan dan terus berjuang bersama selama LDR berikut ini ada beberapa cara yang dapat anda lakukan antara lain:

1.      Selalu bicara dan terbuka terhadap masalah apapun

Kejujuran satu sama lain adalah kunci dari hubungan yang langgeng, apalagi saat ini anda dan pasangan terpisahkan oleh jarak. Hal ini tentu membuat pasangan LDR dihantui perasaan waswas dan curiga pada pasangannya. Seorang ahli hubungan asmara bernama Chris Pleines menyarankan jika pasangan untuk selalu terbuka dalam hal apapun satu sama lain selama LDR. Saat ada masalah atau hal yang mengganjal di pikiran atau hati anda, maka cobalah bicarakan pada pasangan. carilah solusi terbaik dari maslaah yang sedang dialami bersama pasangan anda.

Berani jujur dengan pasangan menunjukkan jika anda tidak menutupi apapun darinya. Dengan adanya pembicaraan bersama dan rasa terbuka satu sama lain maka anda dan pasangan akan semakin yakin dengan hubungan tersebut.

2.      Dengarkan setiap keluh kesah pasangan atas sikap anda

Tak menyentuh pasangan secara fisik bukan berarti tak dapat menunjukkan betapa besarnya perasaan anda terhadap pasangan. Saling mendengarkan setiap keluh kesah satu sama lain adalah salah satu cara untuk menunjukkan jika anda menghargai keberadaan pasangan. siapkanlah telinga untuk menampung ocehan pasangan sebab berbagai unek-unek yang dikeluarkan pasangan dapat menjadi bahan evaluasi diri sendiri. luangkan waktu anda 30 menit untuk mengobrol bersama pasangan melalui telpon atau video call. Mintalah pasangan untuk menyampaikan hak yang mengganjal hatinya. Dengan cara ini diharapkan pasangan akan yakin terhadap anda dan hubungan asmara yang sedang dijalani.

3.      Sempatkan waktu untuk melakukan quality time

Dari sekian banyak pasangan kekasih yang berhasil menjalani LDR, beberapa di antaranya mungkin harus kandang di tengah jalan. Ada beberapa alasan yang mendasari mengapa pasangan tak dapat mempertahankan hubungan jarak jauhnya. Salah satunya adalah karena merasa pasangan terlalu sibuk dengan aktivitasnya masing-masing sehingga kehilangan quality time.

Saat hubungan anda mulai goyah karena menghadapi masalah tertentu, maka quaility time bisa menjadi cara untuk memperbaiki kepercayaan satu sama lain. jika anda dan pasangan sibuk dengan berbagai aktivitas sehari-hari. Cobalah luangkan sedikit waktu untuk bersama pasangan. misalnya, menyempatkan menelpon pasangan sebelum tidur atau sepulang kerja. Atau anda dapat mengambil cuti untuk menemui pasangan secara langsung.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Posesif sering dikaitkan dengan orang yang sangat terobsesi pada pasangannya. Obahkan orang tersebut menganggap jika dirinya memiliki hak atas pasangannya sendiri, sehingga mereka untuk mengendalikan dan terus berada di dekat pasangannya. Namun, apakah anda tahu jika posesif dapat terjadi karena mengalami masalah kesehatan tertentu.

Masalah Mental Yang Membuat Pasangan Anda Menjadi Posesif

Sumber : Freepik

Sikap pasangan yang sangat posesif tentu akan membuat anda kesal. Mulai dari rasa cemburu yang berlebihan, sering menelpon atau mengirim pesan ribuan kali saat sibuk bekerja. Hingga kesulitan untuk bertemu orang lain karena dilarang oleh pasangan. Ternyata sikap posesif pasangan yang menyebalkan ini bisa disebabkan oleh masalah emosi dan mental. Untuk lebih lanjut simak pembahasan di bawah ini:

1.      Obsessive-Compulsif Disorder (OCD)

OCD merupakan gangguan mental saat seseorang merasa sangat cemas dan terobsesi terhadap sesuatu, sehingga ia melakukan tindakan yang sama berulang kali. Misalnya khawatir jika terdapat kuman di tangannya, sehingga mereka cenderung berulang kali mencuci tangan bahkan hingga tangan terluka.

OCD ternyata dapat menjadi pemicu mengapa seseorang bersikap posesif. Orang dengan gangguan ini umumnya membutuhkan kepastian terus-terusan kepada pasangannya.

2.      Cemburu buta

Pasangan yang posesif umumnya sangat mencurigai orang-orang yang ada di sekitar anda. Kecurigaan tersebut berubahan menjadi cemburu buta, sering kali perasaan itu membuat pasangan menghakimi atau menuduh anda jika berselingkuh dengan orang lain. meskipun anda jelas tak melakukan hal tersebut, rasa cemburu tak pernah hilang dari sifat posesif. Dalam sebuah riset menunjukkan jika salah satu faktor pendukung dari masalah ini adalah alkohol.

3.      Borderline Personality Disorder (BPD)

Borderline Personality Disorder (BPD) atau gangguan kepribadian ambang merupakan gangguan yang sangat serius yang menyerang emosi seseorang. Umumnya, mereka yang mengalami gangguan mental ini sering merasa takut yang berlebihan jika ditinggalkan. Selain itu, emosi menjadi tidak stabil hingga paranoid.

Saat mereka merasa cemas dan depresi, rasa memiliki akan pasangan menjadi memudar. Sehingga rasa cinta terhadap pasangan akan berubah menjadi rasa ingin mengatur kehidupan pasangan. untuk itu salah satu penyebab dari sikap pasangan dapat disebabkan oleh posesif.

4.      Attachment disorder (gangguan kelekatan)

Attachment disorder merupakan salah satu kelainan mental saat seseorang sangat teraikat oleh orang terdekatnya, umumnya hal ini dialami oleh anak-anak terhadap orangtua atau pengasuhnya. Namun hal ini juga dialami oleh orang dewasa terhadap pasangan dan orang terdekatnya. Sehingga mereka mengalami kesulitan untuk berinteraksi dengan orang asing lainnya. orang dengan gangguan kelekatan umumnya mengalami trauma di masa kecil. Pengalaman tersebut membuatnya sulit mempercayai orang dewasa, hal ini justru terbawa hingga mereka dewasa sampai mereka memiliki pasangannya sendiri. Oleh karena itu gangguan kelekatan menjadi penyebab seseorang bersifat posesif.

Setelah anda mengetahui berbagai faktor penyebab mengapa pasangan menjadi posesif, tentu ada hal yang dapat anda lakukan agar sikap posesif pasangan dapat berkurang. Misalnya dengan bicara dari hati ke hati, atau membuat kesepakatan bersama. Namun, jika anda khawatir tak ada salahnya mengajak pasangan untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli kesehatan mental entah psikiater maupun psikolog. Selain itu, menghadapi pasangan diperlukan menstabilkan emosi anda sendiri. ingat jangan sampai terbawa oleh emosi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Di usia yang tak lagi muda, mungkin terdapat beberapa perubahan dalamkehidupan seks bagi para pasangan suami istri yang telah lanjut usia. Meskipun berbeda bukan berarti tak dapat menikmati gejolak asmara. Untuk itu, berikut ini merupakan tips tepat untuk menikmati seks di usia senja.

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Sumber : Freepik

Perubahan yang harus disadari saat bercinta di usia senja

Seiring bertambahnya usia tentu akan terjadi banyak perubahan pada kondisi tubuh. Kekuatan dan level hormon seks yang dimiliki tentu tak sebanyak dulu saat masih muda. Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam Indian Journal of Psychiatry menyatakan jika aktivitas seksual menurun saat seseorang berusia 60 tahun ke atas.

Misalnya hormon testosteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita semakin menurun sehingga berpengaruh pada fungsi seksualnya. Hal ini dapat menimbulkan perubahan saat anda bercinta di usia yang tak lagi muda. Berikut ini ada beberapa perubahan yang perlu anda pahami antara lain:

  • Anda membutuhkan rangsangan lebih untuk mencapai dan menjaga ereksi hingga orgasme
  • Orgasme akan lebih pendek
  • Ejakulasi yang kurang kuat dan cairan pelumas yang lebih sedikit
  • Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk kembali ereksi setelah itu ejakulasi

Menikmati seks di usia senja

Anda tak perlu cemas, khawatir atau kehilangan rasa percaya diri. meskipun usia sudah dibilang lanjut namun anda dan pasangan dapat menikmati seks. Berikut ini ada beberapa rahasia berhubungan intim di usia lansia, antara lain:

1.      Tak perlu tergesa-gesa

Kapan terakhir kali anda dan pasangan saling memuji? Agar seks terasa nikmat anda dapat melontarkan pujian atau kata-kata romantis kepada pasangan sebelum memulai hubangan seks. Jangan malu untuk bermesraan kembali dengannya. Kontak fisik saat membaca koran di pagi hari atau mungkin mengajak pasangan berendam air hangat bersama menjadi sangat penting dalam meningkatkan kualitas seks anda. Yang penting anda ingat, sebelum melakukan hubungan seks buatlah suasana rileks untuk membangun emosi yang romantis.

2.      Seks di pagi hari

Mungkin saat masih muda anda dan pasangan sering berhubungan seks di malam hari. Namun, saat ini anda berdua telah berusia lanjut, tak ada salahnya jika hal tersebut dilakukan saat pagi hari. Karena saat bangun tidur, tubuh akan terasa lebih berenergi dan bugar dibandingkan malam hari.

3.      Komunikasikan dengan pasangan

Kunci utama dalam bercinta adalah komunikasi yang sehat dan saling terbuka. Beri tahu pasangan posisi mana yang membuat anda merasa lebih nyaman saat berhubungan seks, begitupun sebaliknya. Jika anda menemui kesulitan saat melangsungkan hubungan seks, cobalah bicarakan satu sama lain. Sengan demikan anda berdua akan menemukan solusia bersama.

4.      Lubrikasi

Pernurunan hormon estrogen yang dialami oleh wanita di usia lanjut, akan membuat vagina menjadi kering. Sehingga hal ini akan menimbulkan rasa sakit, sebagian wanita menolak untuk bercinta karena tak dapat menikmati sensasi seperti dahulu. Akan tetapi, lubrikasi dapat membantu anda untuk menikmatiseks di usia senja. Pilih lubrikasi berbasis air dan pakaian ke vagina sehingga proses penetrasi akan lebih mudah.

5.      Eksplorasi posisi seks

Mungkin ada masalah dengan kesehatan anda, sehingga beberapa posisi seks terasa menyakitkan. Misalny anda merasa sakit karena arthitis. Untuk itu, tak ada salahnya mencoba berbagai posisi seks yang tak terlalu membebani bagian tubuh yang sakit akibat dari arthitis.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mengapa Pacar Sering Mengancam Putus Terus? Simak Apa Yang Sebenarnya Terjadi

Mengapa Pacar Sering Mengancam Putus Terus? Simak Apa Yang Sebenarnya Terjadi

Mengapa Pacar Sering Mengancam Putus Terus? Simak Apa Yang Sebenarnya Terjadi

Dalam sebuah hubungan asmara pasangan yang  berdebat dan bertengkar adalah hal yang lumrah terjadi. Mengingat anda dan pasangan adalah dua orang yang berbeda kepribadian. Terkadang ada berbagai perbedaan yang membuat anda dan pasangan akhirnya berselisih paham. Meskipun bertengkar adalah hal yang wajar, namun apakah wajar jika setiap bertengkar pasangan mengancam untuk putus? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa Pacar Sering Mengancam Putus Terus? Simak Apa Yang Sebenarnya Terjadi

Sumber : Freepik

Alasan mengapa pasangan sering mengancam putus?

Sebenarnya ada beberapa kemungkinan yang terjadi saat pasangan sering mengancam ingin putus dengan anda ketika bertengkar. Menurut kutip dari Psychology Today, pasangan yang sering mengancam putus bisa jadi menganggapnya sebagai taktik atau candaan untuk mengintimidasi perasaan anda. Hal ini menandakan hubungan anda berdua tak cukup berharga bagi pasangan.

Orang yang menghargai hubungan tidak akan menggunakan ancaman berpisah hanya untuk memperoleh apa yang diinginkannya. Dalam situs lain, seperti pada laman University of California Berkeley Health Services menjelaskan ancaman berpisah yang dikatakan pasangan anda dapat dikategorikan dalam manipulasi psikologis. Dapat dikatakan jika pasangan berusaha untuk memanipulasi anda. Pasangan menggunakan ancaman tersebut untuk menepis pendapat dan kekhawatiran anda yang sesungguhnya benar. Selain itu, pasangan juga berusaha untuk mengendalikan pikiran serta tindakan anda. Inilah alasan dibalik pasangan yang sering mengancam putus.

Umumnya, hal seperti ini dilakukan hanya benar-benar sebagai ancaman saja namun tidak pernah terjadi. Setelah pasangan merasa berhasil dengan ancaman anda ia akan bersikap lemah lembut kembali. Sehingga semakin jelas jika pasangan sedang berusaha memanipulasi anda dengan mengancam putus.

Apa yang harus dilakukan saat pasangan terus mengancam putus?

Ketika pasangan selalu mengancam berpisah setiap kali bertengkar, hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah jangan panik. Anda perlu berpikir jernih tanpa membawa emosi yang bergejolak. Adapun beberapa hal yang perlu anda hindari antara lain:

  • Jangan menanggapi gertakan berpisah yang disampaikan pasangan, kecuali jika anda benar-benar anda ingin mengakhirinya
  • Jangan langsung menuding pasangan contoh dengan berkata jika dia berbohong karena selalu mengancam anda namun tak pernah dilakukan
  • Jangan meremehkannya hanya karena anda merasa apa yang dikatakan pasangan hanya sekadar ancaman

Meskipun sulit dan anda merasa dimanipulasi oleh sikap pasangan, maka usahakan untuk tetap bersikap tenang. Hal ini karena, tak ada keputusan yang bijaksana jika dibuat saat sedang marah. Setelah itu, tarik napas dalam-dalam dan mintalah pasangan agar memberikan sedikit waktu untuk berpikir jernih sejenak terlebih dahulu.

Kemudian, ajaklah pasangan berbicara dari hati ke hati. Tanyakan padanya apakah memang benar-benar ingin berpisah dengan anda atau tidak. Kemudian, tawarkan pada pasangan untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan kepala dingin. Saat kondisi dirasa stabil, maka anda dapat mengatakan sejujurnya pada pasangan mengancam dengan kata putus. Cobalah untuk jujur dengan diri anda sendiri tentang perasaan yang selama ini dirasakan. Apakah pasangan anda merupakan orang yang anda butuhkan? Jujurlah dengan diri anda, jika anda merasa lelah dengan sikap pasangan maka tak ada salahnya untuk berakhir. Jujurlah dengan pasangan anda sehingga anda dan pasangan dapat menemukan jalan keluar yang tepat berpisah atau bertahan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Yakin Untuk Pacaran? Simak Pertanyaan Yang Harus Anda Pahami

Yakin Untuk Pacaran? Simak Pertanyaan Yang Harus Anda Pahami

Yakin Untuk Pacaran? Simak Pertanyaan Yang Harus Anda Pahami

Berpacaran mungkin menjadi langkah awal yang biasanya dilakukan oleh kedua pasangan sebelum berlanjut ke jenjang pernikahan. saat berpacaran, anda dan pasangan tentu berusaha untuk saling mengenal satu sama lain, sehingga dapat memutuskan apakah memang ada kecocokan atau tidak.

Yakin Untuk Pacaran? Simak Pertanyaan Yang Harus Anda Pahami

Sumber : Freepik

Akan tetapi, sebelum memulai untuk berpacaran dengan orang baru, cobalah untuk memahami beberapa pertanyaan yang diajukan pada diri sendiri. Pertanyaan ini akan memudahkan anda untuk lebih berkomitmen terhadap hubungan asmara. Berikut ini adalah daftar pertanyaannya:

1.      Apakah dia sudah sesuai dengan kriteria yang anda inginkan?

Setiap orang tentu memiliki kriterian yang berbeda dalam mencari pasangan, mulai dari kriteria fisik, cara pandang, agama, nilai-nila hidup dan lain sebagainya. Sebelum memulai hubungan dengan orang baru ada baiknya anda menanyakan pada diri sendiri. Setelah masa pendekatan yang telah dijalani ini tentu anda telah melihat sekilas cara pandang dan nilai-nilai yang diyakini oleh si dia.

Tanyakan pada diri sendiri, apakah memang dia yang anda cari? Menurut seorang penulis buku berjudul “Finding Love Again: 6 Simple to a New and Happy Relationship” Terri Orbuch kesamaan nilai-nilai dan cara pandang bisa menjadi bekal yang cukup untuk anda menjalni hubungan asmara jangka panjang dan serius dengan orang lain.

2.      Bagaimana perasaan anda saat bersama dia?

Sebelum memutuskan berpacaran dengan dia, coba tanyakan pada diri sendiri apa yang anda rasakan saat bersamanya? Apakah anda nyaman saat ngobrol dengannya? Apakah anda bisa menjadi diri sendiri saat di depannya?

Menyadari peraan yang anda miliki saat bersama orang tersebut menjadi hal yang penting. Sebab, hubungan yang sehat merupakan hubungan yang memberikan kebahagiaan bagi kedua pihak. Dengan demikian, anda berdua dapat saling memberikan dukungan untuk menjadi sosok yang lebih baik lagi.

3.      Apakah anda menerima segala kelebihan dan kekurangan yang dia miliki?

Jika anda dan dia sudah menjalani masa pendekatan sebelumnya, maka umumnya anda telah melihat kelebihan serta kekurangan yang dia miliki. Hal ini bisa dilihat dari perilakunya sehari-hari entah di depan anda, orang lain, teman maupun keluarganya.

Kelebihan yang dimiliki seseorang memang tak pernah dipermasalahkan, akan tetapi bagaimana dengan kekurangannya? Hal ini perlu anda perhatikan, apakah ia termasuk orang yang mudah marah, terlalu baik, terlalu cerewet, manja, keras kepala dan lain sebagainya.

Tanyakan pada diri anda apakah anda siap berhubungan dengan orang seperti itu? Jika iya, maka anda bisa melanjutkan hubungan pacaran yang serius dengannya. Namun jika anda ragu, maka adabaiknya jangan terburu-buru untuk meresmikan hubungan pacaran dengannya.

4.      Apakah anda sudah benar-benar move dari mantan kekasih yang lalu?

Ini merupakan pertanyaan yang paling penting pada diri anda sebelum memulai hubungan dengan orang baru. Apakah anda sudah benar-benar move on dari mantan kekasih? Hal ini karena jangan sampai anda menjalin hubungan dengan orang baru hanya karena melampiaskan kekecewaan, pamer pada mantan atau menghilangkan kesedihan semata.

Jangan sampai bayang-bayang mantan justru merusak hubungan anda dengan dia. Jika anda terus membicarakan mantan kekasih kepada calon pasangan anda, hal ini menandakan jika anda belum siap menjalin hubungan baru dengan orang lain.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Merasa Sakit Saat Berhubungan Seks? Apa Penyebabnya?

Merasa Sakit Saat Berhubungan Seks? Apa Penyebabnya?

Merasa Sakit Saat Berhubungan Seks? Apa Penyebabnya?

Sakit saat sedang berhubungan seks dengan pasangan ternyata tidak hanya dialami oleh pasangan suami istri yang baru pertama kali melakukan hubungan intim. Akan tetapi pasangan yang lama menikah dan mungkin telah memiliki anak, juga dapat mengalaminya. Menurut seorang pakar uroginekologi bernama Dr. Cherly Bernadette Iglesia, MD sering menangani kasus pasien yang merasa sakit saat berhubungan seks. Dr. Cherly berpendapat jika ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang meara sakit saat berhubungan intim.

Merasa Sakit Saat Berhubungan Seks? Apa Penyebabnya?

Sumber : Freepik

Sakit saat berhubungan intim dianggap hal yang normal

Jika merasa sakit saat berhubungan seks hanya terjadi saat melakukan posisi seksual tertentu itu tergolong sebagai hal yang normal. Hal ini berkemungkinan jika anda merasa tidak nyaman dengan posisi tersebut. namun jika anda merasa kram setelah berhubungan seksual, bisa disebabkan oleh otot area pelvis yang kelelahan. Hal ini sama seperti saat anda merasa kram setelah melakukan olahraga berat.

Dr. Cheryl berpendapat jika hal yang perlu anda garisbawahi adalah semua wanita yang aktif berhubungan seksual, pasti akan merasa sakit saat melakukannya pada waktu tertentu. Namun, hal itu tergantung pada tingkat keparahan dan frekuensi sakit yang dialami. Apabila anda merasa sakit setiap kali berhubungan seksual dengan padangan. Atau skala kesakitan berada pada level 7 sampai 9 dalam skala 10. Maka ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter.

Rasa sakit saat berhubungan seks bisa disebabkan oleh infeksi

Jika anda mengalami infeksi hamur vagina, maka hal ini akan membuat anda merasa sakit saat berhubungan seks dengan pasangan. Infeksi jamur akan membuat jaringan vagina membengkak, sehingga mempengaruhi kemampuan vagina untuk mengeluarkan pelumas saat berhubungan seks. Di tambah lagi jaringan di vagina masih bengkak, kondisi ini akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Untuk itu, sebaiknya anda melakukan pemeriksaan medis dengan dokter. Jika dokter menginformasikan jika anda mengalami infeksi jamur di vagina maka sebaiknya anda tidak melakukan hubungan seks dengan pasangan sampai benar-benar sembuh dari infeksi.

Merasa sakit saat berhubungan seks disebabkan vaginismus

Jika anda merasakan kram yang sangat parah, hingga membuat liang vagina menutup dan terasa menyakitkan saat berhubungan seks mungkin saja anda mengalami vaginismus. Kondisi ini dapat menyebabkan otot pelvis berkontraksi dan menjadi ketat setiap kali ada sesuatu yang masuk ke area vagina (termasuk penis).

Vaginismus menyebabkan bunda merasa kesakitan saat penetrasi, sakit yang dirasakan seperti terbakar dan ada sesuatu yang menghantam dinding dengan keras. Perlu anda ketahui jika vaginismus dialami sekitar 0,5 hingga 1 persen wanita di dunia. Bila dibiarkan hal ini dapat menyebabkan trauma berhubungan seks sehingga vagina menolak saat penetrasi.

Dr. Cherly berpendapat jika hal ini termasuk masalah mental. Sebab wanita mengantisipasi rasa sakit secara refleks otot pervis akan mengetat sehingga mencegah benda apapun masuk dalam vagina. Namun anda tak perlu takut, karena vaginismus dapat diobati. Anda dapat melakukan terapi fisik untuk membuat otot vagina lebih rileks. Untuk itu, saat anda mengalami kondisi ini, segeralah hubungi dokter agar masalah tidak semakin membesar.

Sakit saat berhubungan seks dan menstruasi

Endometiosis merupakan salah satu penyebab yang paling umum ditemui, hal ini membuat wanita merasa sakit saat berhubungan seks. Pernyakit ini dialami oleh 1 dari 10 wanita. Kondisi ini terjadi saat dinding rahim tumbuh diluar rahim, rasa sakit bukan hanya saat berhubungan seks saja namun juga saat menstruasi. Penyakit ini juga membuat wanita sulit memiliki keturunan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Cara Tepat Memberitahu Pasangan Jika Dia Tidak Memuaskan Di Ranjang

Cara Tepat Memberitahu Pasangan Jika Dia Tidak Memuaskan Di Ranjang

Cara Tepat Memberitahu Pasangan Jika Dia Tidak Memuaskan Di Ranjang

Hubungan di ranjang tentu menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan pernikahan yang harmonis dan langgeng. Tentu jika salah satu pihak merasa tidak puas dengan aktivitas tersebut hal ini akan berpengaruh besar pada hubungan pernikahan. pembahasan mengenai seks tentu menjadi pembahasan yang cukup sensitif bagi anda dan pasangan. Namun, keterbukaan kedua pasangan memang diperlukan untuk mencapai hubungan yang sehat termasuk dalam hal kenikmatan dan kepuasaan di ranjang.Cara Tepat Memberitahu Pasangan Jika Dia Tidak Memuaskan Di Ranjang

Lalu bagaiman cara yang tepat untuk memberitahu pasangan jika anda tidak puas di ranjang tanpa menyinggung perasaannya? Untuk lebih lengkap anda dapat menyimak pembahasan berikut ini.

Pasangan merasa tidak puas adalah hal yang wajar

Anda perlu memahami jika banyak pasangan yang mengharapkan hubungan seks mereka bernuansa erotis. Seorang suami mungkin mengharapkan jika istri bermain lebih liar dan aktif. Sedangkan istri ingin sang suami bermain lebih agresif sehingga mendapatkan klimaks. Sayang, apa yang diharapakan oleh kedua pasangan terkadang tidak sesuai dengan kenyataannya. Ada berbagai permasalahan yang muncul pada kehidupan seksual pasangan suami-istri.

Seorang terapis psikoseksual yang berasal dari College of Sexual Relationship Therapists (COSRT) bermana Krystal Woodbridge, janagn menempatkan masalahan seksual menjadi permasalahan satu pihak saja. Tentunya baik anda maupun pasangan masih dapat memuaskan satu sama lain, caranya terbuka pada permasalahan seks itu sendiri.

Cara mengomukasikan pada pasangan

Meskipun anda meraga tidak yakin untuk menyampaikan masalah kepuasan saat di ranjang. Woodbridge mengungkapkan jika pasangann yang memiliki masalah seksual, tidak memiliki masalah terkait keintiman. Hal ini karena mereka berhasil mengomunikasikan masalah dengan baik. Untuk memulainya, simak beberapa tips berikut ini:

1.      Cari waktu yang tepat

Memberitahu pasangan mengenai masalah seksual tentu membutuhkan waktu yang tepat. Ada baiknya, jangan memberitahu secara langsung menganai permasalahan yang anda rasakan setelah berhubungan seks dengannya. Misalnya, ajak pasangan bersantai sambil menonton TV atau seusai makan malam. Buatlah suasana obrolan menjadi lebih santai dan ingat jangan sampai terbawa emosi.

2.      Jangan menyalahkan pasangan anda

Yang perlu anda ingat saat membicarakan masalah ini pada pasangan adalah jangan menyalahakannya, cobalah untuk membicarakan mengenai ekspetasi, keinginan,atau ketakutan yang selama ini anda rasakan secara jujur. Dalam konteks ini kurang puas saat berhubungan seks dengan pasangan dikarenakan kurang mencapai klimaks, untuk itu anda bisa membicarakannya dengan santai.

Komunikasikan sebaik mungkin, tanpa melibatkan emosi dan arahkan diskusi anda pada solusi yang tidak merugikan kedua pihak.

3.      Eksplorasi gaya seks dan sentuhan fisik

Cara memberitahu pasangan saat ia kurang memuaskan adalah dengan mengajak pasangan untuk mengeksplorasi gaya seks lain. Terkadang melakukan gaya seks yang itu-itu saja, terasa membosankan dan seperti rutinitas belaka. Untuk itu tak ada salahnya untuk membicarkaan tentang gaya seks yang lebih menggairahkan, sehingga momem di ranjang menjadi lebih sesnsual, dinantikan kedua pasangan. baik anda maupun pasangan akan lebih bergejolak.

Setidaknya dengan mengeksplorasi gaya seks lain dapat meningkatkan hasrat seksual kedua pasangan. anda dan pasangan bisa mencari informasi ini pada majalah atau artikel di situs website.

Saat tiba waktunya untuk bercinta, cobalah melakukan sentuhan fisik yang berbeda seperti memberikan pijatan sensual, menggodanya, melakukan quickie sex, atau candaan seksual.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Membuat Jadwal Untuk Berhubungan Seks Dengan Pasangan? Pentingkah?

Membuat Jadwal Untuk Berhubungan Seks Dengan Pasangan? Pentingkah?

Membuat Jadwal Untuk Berhubungan Seks Dengan Pasangan? Pentingkah?

Kira-kira kapan anda dan pasangan melakukan hubungan intim terakhir kali? Atau apakah anda berdua menjadwalkan waktu untuk bercinta? Selama ini seks bagi pasangan suami istri dianggap sebagai sebuah aktivitas yang dilakukan secara spontan dan tidak teratur. Banyak dari kedua pasangan yang menunda-nunda waktu bercinta karena bertabrakan dengan berbagai kesibukan dan aktivitas lainnya.Membuat Jadwal Untuk Berhubungan Seks Dengan Pasangan? Pentingkah?

Maka dari itu, anda berdua sebaiknya menjadwalkan kapan momen bercinta secara rutin dan disepakati. Jika anda dan pasangan terbiasa menunda dan menunggu waktu yang tepat, maka pada akhirnya hubungan pernikahan terasa hambar dan semakin renggang. Padahal aktivitas seksual merupakan salah satu kunci itama untuk menjaga keharmonisan rumah tangga.

Mengapa menjadwalkan hubungan seks itu penting?

Jika anda mendambakan pernikahan yang intim dan bergairah, tentu anda harus menyisihkan waktu untuk menjadwalkan hubungan seks secara rutin, momen dicinta bisa diibaratkan seperti rencana liburan berdua dengan pasangan.

Menjadwalkan kapan saatnya berhubungan seks menjadi salah satu cara terbaik untuk anda berdua menjadi lebih romantis dan menyengakan satu sama lain tanpa beban. Sama seperti saat membuat jadwal meeting dengan klien, menjadwalkan kapan saatnya berhubungan seks di kalender secara langsung dapat membuatanda mengosongkan waktu dan menjadikannya sebagai prioritas karena telah ada kesepakatan bersama. Menjadwakan hubungan intim juga akan membuat anda berdua meluangkan waktu untuk membahas aktivitas seksual lainnya.

Misalnya berdiskusi kapan waktu yang pas, menentukan kemana tempat untuk bercinta, hal apa yang ingin dilakukan sebelumnya sebelum bercinta (seperti makan malam romantis, menonton film bersama, atau sekadar bercanda), hingga merancang skenario untuk mewujudkan fantasi seks anda dan pasangan. Rutinitas ini akan memperkuat hubungan anda dan pasangan sebagai pasangan suami istri.

Apalagi, anda akan semakin dipenuhi rasa menant dengan berbagai gejolak yang dalam hati untuk sampai akhirnya menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. selama menunggu jadwal bercinta, anda dapat memulai foreplay agar terus membangun gairah seks. Seperti, merencakan lengerie yang membuat anda tampak seksi, membuat kejutan romantis, atau saling berkirim pesan seks. Sehingga saat tiba waktunya, momen bercinta menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Cara menjadwalkan kapan saatnya berhubungan seks

Menjadwalkan hubungan seks tentu perlu adanya diskusi dan kesepakatan kedua pasangan, untuk mempermudah anda beriku ini adalah tips yang dapat anda terapkan antara lain:

1.      Tentukan seberapa sering anda berdua melakukan hubungan intim

Meskipun hal ini tidak mudah, akan tetapi cobalah untuk membuat kesepatan bersama dan mengambil jalan tengah jika anda dan pasangan memiliki ekspetasi yang berbeda.

2.      Tentukan waktu

Pilihlah hari dimana anda dan pasangan sama-sama tidak memiliki aktivitas yang padat. Selalu diskusikan untuk membuat prioritas, sebaiknya pilih waktu yang meminimalisir jadwal akan bertabrakan dengan aktivitas lain, jika sama-sama sekapat maka jangan lupa menandai jadwal pada kalender.

3.      Menandai kalender

Gunakan kalender yang dapat diakses berdua, entah itu kalender yang ada di meja rias kamar maupun kalender elektronik. Yang terpenting anda berdua dapat melihat jadwal tersebut setiap hari.

4.      Jaga janji yang telah dibuat

Jika antau atau pasangan melanggar perjanjian yang telah dibuat maka segeralah mencari solusi, buatlah kesepakan jika salah satu pihak melanggar maka hukuman apa yang diterima. Menjadwalakn kapan saatnya hubungan seks akan meningkatkan harsat kedua pasangan untuk berhubungan seks secara spontan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!